PT Usda Seroja Jaya Batam Sumbang 1.000 Alat Rapid Test ke RS Elisabeth

PT Usda Seroja Jaya Batam Sumbang 1.000 Alat Rapid Test ke RS Elisabeth

Direktur PT Usda, Joseph dan Kepala RS Elisabeth, Sahat Siahaan saat pemberian bantuan 1000 rapid test. (Foto: Margaretha/Batamnews)

Muhammad Ikhsan

Batam - PT Usda Seroja Jaya (USJ) yang merupakan perusahaan bergerak di bidang galangan kapal menyumbangkan seribu test kit untuk pelaksanaan Rapid Diagnostic Test (RDT) kepada Rumah Sakit (RS) Elisabeth Batam Centre.

Direktur USJ, Joseph Endi mengatakan, pihaknya memberikan bantuan ini untuk membantu pelaksanaan pemeriksaan tes COVID-19 di Batam agar lebih cepat.

“Supaya bantu lebih cepat, karena kami khawatir juga, jumlah karyawan kami cukup banyak,” ujar Joseph usai memberikan bantuan tersebut, Senin (13/4/2020).

Selain itu, pertimbangan lain karena bantuan selama ini lebih didominasi Alat Pelindung Diri (APD). Serta ditambah lagi untuk Rapid Diagnostic Test di RS Elisabeth hanya bisa 20 orang setiap minggu. “Makanya kami sumbang alat untuk rapid test,” kata dia.

Mengenai manajemen pencegahan penyebaran COVID-19 di perusahaan, Joseph menjelaskan pihaknya sudah melakukan sesuai protap kesehatan sejak dua bulan lalu.

Upaya tersebut diantaranya, melakukan pengecekan suhu tubuh saat akan memasuki area perusahaan, membatasi kunjungan orang, memperlengkapi karyawan dengan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker.

“Bahkan jika ada karyawan yang mengeluh sakit, kami anjurkan untuk tidak bekerja, dan memeriksakan diri ke rumah sakit,” kata dia.

Kepala RS Elisabeth Batam Centre, Sahat Siahaan mengatakan, bantuan berupa test kit untuk RDT sangat membantu untuk upaya penanganan COVID-19. Dengan begitu, langkah cepat dapat diambil oleh pihak rumah sakit.

“Sangat membantu, karena rapid test ini sangat berguna untuk penanganan lebih lanjut,” kata Sahat.

Selama ini jika hasil RDT menunjukkan reaktif, maka segera ditetapkan statusnya menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Kemudian penanganan lebih lanjut sesuai dengan standart operational procedure (SOP) kesehatan.

Ia menjelaskan orang-orang yang menjalani rapid test ini merupakan siapapun yang memiliki gejala COVID-19, mulai dari yang pernah kontak erat dengan pasien positif, lalu yang mengalami demam, batuk dan sesak napas. “Proses rapid test itu sendiri memakan waktu kurang lebih satu jam,” jelas Sahat.

Sampai saat ini, RS Elisabeth sudah melakukan RDT, dan sudah ada 4 pasien yang menunjukkan hasil reaktif. Dua orang diantaranya sudah dirujuk ke RS Badan Pengusahaan Batam dan RSUD Embung Fatimah. “Dua orang pasien masih sedang kami rawat,” sebutnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :