Korban Meninggal Akibat Virus Corona di Singapura Terus Bertambah
Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID) Singapura.
Singapura - Korban meninggal akibat Covid-19 di Singapura bertambah. Satu pasien dilaporkan mengembuskan nafas terakhir pada Jumat (4/3/2020) pagi.
Channel News Asia melansir pernyataan Kementerian Kesehatan Singapura, menyebutkan pasien yang meninggal merupakan wanita Singapura berusia 86 tahun.
Pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan baru-baru ini ke tempat-tempat yang terpapar virus tersebut.
Profil pasien cocok dengan kasus 918, orang pertama yang terhubung ke sebuah cluster di Rumah Usia Lanjut Lee Ah Mooi di 1 Thomson Lane. Dua belas kasus telah dikaitkan dengan kluster ini, termasuk seorang penduduk berusia 102 tahun.
Wanita itu dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID) pada 31 Maret, dan didiagnosis dengan COVID-19 pada hari yang sama, kata Kementerian Kesehatan.
NCID telah menjangkau keluarganya dan memberikan bantuan kepada mereka, kata kementerian itu.
Hingga Kamis, Singapura telah melaporkan 1.049 kasus infeksi, dengan kluster baru muncul di Mustafa Centre, sebuah lokasi konstruksi di stasiun MRT Maxwell dan Galangan Keppel.
Pada hari Kamis, seorang warga negara Indonesia berusia 68 tahun meninggal karena COVID-19, kematian keempat di negara itu. Ia memiliki riwayat diabetes dan hipertensi.
Pada hari Minggu, seorang lelaki Singapura berusia 70 tahun menjadi orang ketiga yang meninggal akibat komplikasi akibat penyakit di Singapura. Dia memiliki riwayat hipertensi dan hiperlipidemia.
Negara ini menyaksikan dua kematian pertamanya terkait dengan coronavirus baru pada 21 Maret, seorang wanita Singapura berusia 75 tahun dan seorang pria Indonesia berusia 64 tahun. Wanita itu memiliki riwayat penyakit jantung kronis dan hipertensi dan pria itu memiliki riwayat penyakit jantung.
Komentar Via Facebook :