Tiga Suspek Covid-19 Meninggal di Batam Dikubur Secara Khusus

Tiga Suspek Covid-19 Meninggal di Batam Dikubur Secara Khusus

Ilustrasi.

Batam - Tiga pasien dalam pengawasan (PDP) di Batam sebelumnya meninggal dunia. Mereka merupakan pasien yang dicurigai sebagai suspek Covid-19.

Jenazah mereka dikuburkan layaknya orang dengan Covid-19, yakni dilapisi plastik dan tidak ada prosesi pemakaman yang dihadiri khalayak ramai. Bahkan salah satu suspek yang meninggal, seorang WN Singapura ditolak pemerintah setempat pemulangannya.

Kendati demikian, Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan ketiga suspek Covid-19 itu negatif. "Tiga orang meninggal sebelumnya negatif semua," ujar Didi, Senin (23/3/2020).

Didi mengatakan ketiga orang itu yakni: ALS (WN Singapura). Saat dipulangkan jenazahnya ditolak pemerintah setempat dan akhirnya dikuburkan di Batam atas permintaan keluarga.

Yang kedua seorang TKI yang sempat dirawat beberapa minggu lalu. "PDP yang kedua merupakan seorang tenaga kerja Indonesia, yang meninggal dunia beberapa minggu lalu," kata Didi.

PDP yang ketiga merupakan seorang wanita yang berusia 70-an tahun. Pasien tersebut meninggal dunia, Minggu (22/3/2020) malam.

"Para pasien diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia. Masuk kategori PDP karena juga mengalami gejala pnuemonia. Ketiga pasien ini semuanya pernah dirawat di RSBP Batam," kata Didi.

 

Pemakaman khusus

Didi menjelaskan proses pemakaman tetap berdasarkan UU karantina atau sama perlakuannya dengan pasien positif Covid-19.

Prosedurnya yaitu jenazah harus dilapisi dengan plastik (wrapping) kemudian dimasukkan dalam peti, lalu dilapisi dengan plastik lagi, dan harus segera dimakamkan 4 jam setelah dinyatakan meninggal dunia.

Proses pemakamannya harus dilakukan oleh petugas yang ditunjuk. Prosesi pemakaman yang biasa dilakukan terpaksa ditiadakan.

"Tetapi PDP yang ketiga ini tidak langsung dimakamkan malam itu juga, karena tidak ada petugas gali kubur. Jadi jenazah dilapisi plastik kemudiaan dimasukkan ke freezer, dan pagi tadi sudah dimasukkan dalam peti, dilapisi plastik baru setelah itu dimakamkan," ucap Didi.

(ret)