Ratusan WNI yang Pulang ke Indonesia Diminta Lakukan Karantina Mandiri

Ratusan WNI yang Pulang ke Indonesia Diminta Lakukan Karantina Mandiri

Ratusan WNI tiba dengan kapal terakhir dari Malaysia di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Minggu (22/3/2020). (Foto: Edo/Batamnews)

Karimun - Ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tiba di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepri diinapkan di ruang tunggu pelabuhan, Minggu (22/3/2020). Mereka kebanyakan para TKI yang balik kampung setelah pemerintah Malaysia melakukan lockdown.

Ratusan orang tersebut datang dengan kapal terakhir dari Malaysia untuk menuju daerah asal masing-masing.

Ada dua kapal yang menjemput ke Malaysia, yaitu kapal Putri Anggraini dengan membawa sebanyak 185 orang, kemudian kapal Ceria Indoma mengangkut 143 orang.

Mereka harus menunggu esok hari karena tidak ada lagi keberangkatan kapal ke daerah kampung halaman mereka.

Ratusan orang tersebut ditempatkan di ruangan yang disediakan di Pelabuhan. Ruangan tersebut disemprot dengan cairan disinfektan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjungbalai Karimun.

Petugas dari Pelabuhan, KKP, Tim Medis, TNI-Polri, juga terlihat sibuk untuk mempersiapkan segala sesuatunya bagi WNI yang baru datang tersebut.

Sementara itu, warga Karimun yang juga datang bersamaan dari Malaysia, dipisahkan dan diberi pengarahan sebelum diperbolehkan pulang.

Mereka diarahkan agar melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing. Tidak boleh keluar rumah selama 14 hari.

"Diharapkan bapak atau ibu untuk tidak keluar rumah selama 14 hari. Harap melakukan karantina mandiri," kata Perwira jaga Kasi Upaya Kesehatan Lalu-lintas Wilayah KKP Tanjungbalai Karimun, Agus Susanto, Minggu (22/3/2020).

Dikatakan Agus, karantina mandiri tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

"Kita melakukan pencegahan, diminta kerjasamanya. Agar keluarga kita dan saudara kita tidak terpapar dengan virus corona," ucap Agus.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews