Isdianto Ajak Stakeholder Aktif Jalin Komunikasi Demi Pembangunan di Kepri
Plt Gubernur Kepri Isdianto saat menerima kunjungan Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri dan rombongan (Foto:Sutana/Batamnews)
Tanjungpinang - Komunikasi aktif antar stakeholder dalam mewujudkan pembangunan Kepulauan Riau (Kepri) yang berhasil dan berkelanjutan, penting dilakukan.
Hal ini disampaikan langsung Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto saat menerima kunjungan Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri Agus Widjaja dan rombongan, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (10/3/2020) kemarin.
"Komunikasi sangat penting dalam menggiring pembangunan menuju keberhasilan, meskipun satu dan lainnya punya tugas yang berbeda, namun kita yakin kita punya satu tujuan yang sama," ucapnya.
Isdianto pun mengapresiasi kepada semua stakeholder Kepri yang selama ini tetap menjalin kekompakan dan silaturahmi, sehingga koordinasi yang terjalin semakin lancar.
Selain itu, terkait pelaksanaan kegiatan yang ingin dilakukan, Isdianto ingin agar setiap kegiatan baik datangnya dari Pemerintah Daerah (Pemda) maupun Instansi Vertikal dapat disejalankan bersama.
"Lebih bagus lagi jika kita matchingkan agenda jika sedang berada di salah satu kabupaten dan kota," saran Isdianto.
Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Kepri, Agus Widjaja mengucapkan terimakasih atas sambutan terhadap pihaknya. Kata dia, kedatangannya ini tak lain adalah untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyampaikan sejumlah agenda Kanwil yang sudah dan akan berjalan kedepan.
"Kami telah melakukan peresmian Kantor Imigrasi Kelas II Belakangpadang beberapa waktu lalu, kemudian Kemenkumhan Kepri akan mengikuti ajang Kadarkum Tingkat Nasional di Jakarta bulan April mendatang, dan Lingga akan menjadi Perwakilan Kepri," beber Agus.
Selain itu, Agus mengatakan akan ada peresmian Desa Sadar Hukum yang sedang di gagas Kemenkumham. Pihaknya saat ini sedang proses pembinaan. Direncanakan akan dilakukan di akhir Juli 2020, sebanyak 70 lebih desa dan kelurahan se-Kepri saat ini sedang didata.
Adapun desa/kelurahan yang sedang didata tersebut yakni, 10 kelurahan di Tanjungpinang, 6 kelurahan di Batam, 4 desa di Natuna, 5 desa di Anambas, 5 desa di Lingga, 5 desa di Karimun dan 36 desa di Bintan.
"Kita berharap kelurahan dan desa di Kepri ini akan menjadi pelopor Kadarkum," harap Agus.
Komentar Via Facebook :