WN Singapura Positif Corona Jalan-jalan di Batam, 15 Warga Kini Dikarantina

WN Singapura Positif Corona Jalan-jalan di Batam, 15 Warga Kini Dikarantina

Kadinkes Kepri, Tjetjep Yudiana melakukan konfrensi pers, Senin (2/3/2020). (Foto: Margaretha/Batamnews)

Muhammad Ikhsan

Batam - Dua orang warga negara (WN) Singapura yang terkonfirmasi positif virus corona memiliki riwayat perjalanan ke Batam. Salah satu WN Singapura tersebut seorang wanita berinisial VP.

Dua WNA itu ke Batam melalui pelabuhan International Batam Center, Kamis (20/2/2020) lalu. VP juga diketahui memiliki rumah di Batam.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana mengatakan pihaknya mendapatkan notifikasi dari National Focal Point (NFP) Indonesia, dan hasilnya VP beserta pembantunya dikonfirmasi postif virus corona, Minggu (1/3/2020).

“Meneruskan hal tersebut, kami kemudian menelusuri closed contact (kontak paling dekat) dengan kedua WNA tersebut,” ujar Tjetjep saat konferensi pers di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam, Senin (2/3/2020).

Sebelum dinyatakan positif virus corona, VP sudah menjalani masa karantina di negaranya Selasa (26/2/2020). VP diketahui melakukan kontak dengan kasus 93 yang masuk cluster wizlearn technologies Pte.LTD.

Tidak hanya VP, suaminya yang terlebih dahulu dikonfirmasi positif dengan kasus 101 juga melakukan perjalanan ke Batam, Rabu (19/2/2020) lalu.

“Kemudian tanggal 23 Februari mereka semua meninggalkan Batam secara bersama-sama,” katanya.

15 Warga Batam kini Dikarantina

Selama berada di Batam, VP melakukan kontak erat dengan sopir berinisial P (33), laki-laki seorang Warga Negara Indonesia (WNI), dan seorang pembantu rumah tangga berinisial CSS (39) berjenis kelamin perempuan merupakan WNI juga.

Dari situ, otoritas kesehatan kemudian mencari orang-orang yang melakukan kontak dengan kedua WNI tersebut. “Hasilnya sudah kami dapatkan, berdasarkan wawancara dengan mereka,” kata Tjetjep.

Ia menyebutkan, sopir melakukan kontak dengan istri dan kedua anaknya. Sementara itu pembantu rumah tangga diketahui telah melakukan kontak dengan 10 orang, termasuk tukang ojek.

Saat ini, supir beserta tiga orang anggota keluarganya sedang menjalani karantina di rumah. Sementara itu, seorang pembantu rumah tangga dan 10 orang yang melakukan kontak dengannya akan dikarantina di asrama haji.

“Rumah keluarga supir tetap dalam pengawasan, tidak ada yang diperbolehkan keluar rumah, begitupun juga yang dikarantina di asrama haji,” kata Tjetjep.

Dinkes Lacak 108 orang Sekapal dengan VP

Selain itu, VP yang diketahui melakukan perjalanan ke Batam menggunakan kapal ferry. Diperoleh data, ada 26 orang WNI serta 82 orang WNA yang satu kapal dengan VP.

“Data itu dari kapal yang ditumpangi nyonya VP, kami juga sudah dapat data manifest penumpang, sudah terkonfirmasi dan sedang dalam penulusuran terhadap semua penumpang dan kru,” jelas Tjetjep.

Ia memperkirakan akan ada banyak orang yang melakukan kontak dengan VP, karena dari penuturan pembantu rumah tangganya, VP pernah ke pasar dan juga ke mall selama di Batam.

 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :