Pemanah BIFZA ASC Raih 8 Medali di Johor, Malaysia

Pemanah BIFZA ASC Raih 8 Medali di Johor, Malaysia

Tim BIFZA Archery Sport Community (ASC) bertanding di kejuaraan panahan di Johor, Malaysia. (Foto: ist)

Batam - Pemanah muda asal BIFZA Archery Sport Community (ASC) berhasil membawa pulang delapan medali dari kejuaraan panahan Kota Tinggi Archery Open Tournament, Johor, Malaysia pada 25 hingga 26 Januari 2020.

Delapan medali tersebut terdiri dari 4 medali emas, 1 medali perak dan 3 medali perunggu.

Ketua Klub Panahan BIFZA ASC, sekaligus ketua kontingen dan Ketua Harian Perpani Kota Batam, Feri Nawa Pamungkas mengungkapkan, kejuaraan panahan itu menjadi pembuka di tahun 2020 bagi atlet panahan BIFZA ASC dan TSAC Batam.

“Para atlet memang difokuskan dalam pembinaan pemanah kategori pelajar. Klub panahan juga rutin mengikutsertakan atletnya untuk berlaga di Malaysia sejak 3 tahun terakhir.” katanya.

Pada hari pertama tournament, atlet BIFZA ASC berhasil merebut medali.

 

 

Perolehan medali diawali di babak kualifikasi Divisi Recurve Putra, usia dibawah 12 tahun dengan jarak 30 meter yang diperoleh Rama Putra Cahyono, siswa SDIT Insan Harapan.

Kemudian, Salima, siswi SMPN 12 Batam, yang memperoleh medali perak pada babak kualifikasi Divisi Recurve Putri usia dibawah 15 tahun dengan jarak 60 meter.

“Penghargaan yang behasil diraih ini merupakan hasil kerja keras para atlet yang rutin berlatih setiap sore di lapangan panahan komplek olah raga Stadion Temenggung Abdul Jamal,” ujarnya.

Ferry mengatakan, perolehan 2 medali di hari pertama tournament sangat mendorong semangat para atlet lain untuk terus bersemangat dan terus mengembangkan bakatnya.

"Dari 16 atlet, yang kami bawa dalam klub panahan ini, mampu mempersembahkan 6 medali tambahan di hari terakhir kejuaraan," ungkapnya.

Rinciannya, medali emas babak Eliminasi Recurve Putra usia dibawah 12 tahun jarak 30 meter diraih oleh Luvthy Maliq Ranggana asal Sekolah Primagama Homeschooling.

Babak Eliminasi Recurve Putri usia dibawah 15 tahun jarak 60 meter diraih oleh Nada Salima asal sekolah SMPN 12 Batam. Babak Eliminasi Divisi Recurve Putra 70 meter atas nama Sadad Faishal Faiz, siswa SMA Al Kahfi Islamic School Batam.

“Penghargaan yang behasil diraih ini merupakan hasil kerja keras para atlet yang rutin berlatih setiap sore di lapangan panahan komplek olah raga Stadion Temenggung Abdul Jamal,” jelasnya.

Medali perunggu peringkat 4 babak Eliminasi Recurve Putri bawah 12 tahun jarak 30 meter atas nama Athiyah Azura Rayya asal sekolah SD AIS Batam.

Untuk Eliminasi Compound Putra 50 meter berhasil dimenangkan M Farhan Setiawan, SMPN 42 Batam. Sementara Taftazani Aria Santoso asal sekolah SDIT Luqman Al Hakim mendapatkan medali perunggu putra usia 12 tahun jarak 30 meter.

“Total 8 medali dari kejuaraan di Malaysia ini diharapkan menjadi lokomotif berkembangnya olahraga memanah bagi remaja dan pelajar Kota Batam,” terangnya.

Feri juga megungkapkan, rencananya sebanyak 22 pemanah remaja dari klub panahan Singapura akan bertandang khusus ke klub BIFZA ASC dalam rangka try out bagi pemanah pada 15 Maret 2020 nanti.

“ini merupakan nilai positif untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batam. Selama ini BIFZA ASC juga telah menerima beberapa kunjungan dan try out atlet-atlet di antaranya dari PPLP/Dispora Sumbar,” pungkasnya.

(das)