Muktamat ke-33 NU

Said Agil Siradj Kembali Terpilih Menjadi Ketua Umum PBNU

Suasana Muktamar NU. (foto: ist/viva)

BATAMNEWS.CO.ID, Jombang - Said Agil Siradj kembali terpilih memimpin Nahdlatul Ulama (NU) hingga 2020. Sementara itu, KH Mustofa Bisri mengundurkan diri dari Rois Aam dan digantikan dengan KH Maruf Amin.

Dalam sidang voting pemilihan ketua tanfiziah Pengurus Besar NU (PBNU) di Alun-alun Jombang, Kamis (6/8/2015) dini hari, Said Agil Siraj berhasil menghimpun 287 suara, di bawahnya ada Asad Ali dengan 107 suara, dan KH Sholahudin Wahid (Gus Sholah) 10 suara.

Sidang pemilihan yang dipimpin Sekretaris Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jatim, Akhmad Muzakki, sebenarnya akan melakukan pemilihan tahap kedua karena syarat maju dalam pemilihan tahap kedua bagi Asad Ali adalah 99 suara. Namun, mantan pimpinan Badan Intelijen Negara (BIN) itu memilih mundur dari pemilihan, dan memilih mendukung Said Agil Siraj.

"Saya memilih mundur dari pemilihan tahap kedua, dan akan mendukung sepenuhnya KH Said Agil Siraj untuk kembali memimpin NU," kata Asad.

Pada akhir persidangan, pimpinan sidang juga membacakan surat amanat dari KH Mustofa Bisri (Gus Mus) yang sebelumnya dipilih anggota Ahlul Halli Walaqdi (Ahwa) menjadi rais am, yang berisi ketidaksediaan diangkat menjadi rais am. Amanat posisi rais am pun lantas diberikan kepada KH Maruf Amin. Dalam forum Ahwa, wakil ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mendapat paling banyak dukungan rais Syuriah, dengan jumlah total 333 dukungan.

(ind/bbs)

SHARE US :