Polisi Selidiki Kecelakaan Kerja di Pabrik Granit PT Pacific Granitama

Jasad Maryono, korban kecelakaan kerja di PT Pacific Granitama dibawa pulang ke rumahnya. (Foto: istimewa)

Karimun - Kecelakaan kerja di PT Pacific Granitama, Desa Pangke, Meral, Karimun menelan satu korban jiwa pada Sabtu (4/1/2020). Seorang pekerja tewas mengenaskan dalam insiden ini.

Adalah Maryono, pekerja bagian teknisi kelistrikan di perusahaan tersebut yang menjadi korbannya. Dia tewas setelah terjepit mesin RPM. 

Kapolsek Meral, AKP Doddy saat dikonfirmasi batamnews mengatakan bahwa, pihaknya dan Satreskrim Polres Karimun tengah masih menyelidiki penyebab laka kerja tersebut.

"Kita masih selidiki dulu. Kita sudah melakukan olah TKP, melakukan visum terhadap korban dan koordinasi dengan Satreskrim," kata Doddy.

Sejauh ini, pihak kepolisian telah memeriksa dua orang saksi yang merupakan rekan kerja Maryono pada saat kejadian.

"Ada dua rekan kerja korban yang sedang diminta keterangannya. Kemudian, untuk pihak perusahaan juga akan dipanggil untuk diminta keterangan, tapi akan ditangani oleh Satreskrim," ucapnya.

Disebutkan Doddy, saat kejadian tersebut, Maryono bersama dua rekannya sedang bekerja. Dari informasi sementara, korban terjatuh dan mengenai bagian mesin yang ada di lokasi hingga terjepit dan tewas.

"Mereka saat itu ada tiga orang di sana, termasuk korban. Korban merupakan bagian teknisi kelistrikan," ujarnya.

Baca: Tubuh Maryono Tergilas Mesin RPM Pabrik Granit di Karimun

Saat kejadian, Maryono yang merupakan warga Guntung Punak, Meral Barat, itu tengah melakukan pemeriksaan pada mesin pemutar Rotation Per Minute (RPM).

"Dia lagi melalukan pemeriksaan kompayer alat untuk mentransfer material dari satu titik ke titik lain," ujar seorang pekerja yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan.

Saat ini, jasad Maryono sudah dibawa ke Rumah Sakit Bakti Timah. Terlihat beberapa orang rekan dan pihak perusahaan juga berada di RSBT.

(aha)