Dua ABK Kapal Muatan Kelapa yang Karam di Laut Karimun Diselamatkan TNI AL

Dua ABK Kapal Muatan Kelapa yang Karam di Laut Karimun Diselamatkan TNI AL

Evakuasi ABK kapal pengangungkut kelapa yang karam. (Foto: ist/Batamnews)

Karimun - Lanal Tanjungbalai Karimun berhasil menyelamatkan dua ABK kapal yang mengalami kecelakaan laut. Kapal KM Yusri tersebut tenggelam usai dihantam gelombang di perairan Pulau Pandan, Karimun, Jumat (26/12/2019).

Kapal bermuatan hasil pertanian itu berangkat dari Tanjung Hutan, Pulau Buru, Kabupaten Karimun menuju pelabuhan Kawasan Jodoh, Kota Batam.

"Kapal berangkat dari Tanjung Hutan sekitar pukul 18.00 WIB hendak menuju Jodoh Batam. Namun, saat dalam perjalanan kapal terbalik dihempas oleh gelombang," kata Danlanal TBK Letkol Laut (P) Mandri Kartono.

Kapal yang terbalik usai dihantam gelombang perlahan-lahan tenggelam. Muatan kapal berupa buah-buahan dan ribuan buah kelapa juga ikut tenggelam bersama kapal.

Sementara itu, tekong kapal Yusri dan ABK Jhoni, menyelamatkan diri dengan menggunakan jerigen kosong untuk mengapung.

Salah satu dari mereka mencoba untuk menghubungi seorang rekannya di Tanjung Hutan.

"Posmat TNI AL (Kecamatan) Buru akhirnya mendapat laporan masyarakat, bahwa terjadinya laka laut di perairan Pulau Pandan," ucap Mandri.

Lanal TBK mengirimkan Sea Rider untuk membantu penyelamatan di lokasi kejadian.

Posmat TNI AL dan perahu Sea Rider milik Lanal TBK melakukan penyisiran. Pada pukul 00.05 WIB, kedua korban berhasil ditemukan.

"Nahkoda dan ABK kapal tersebut ditemukan di koordinat 0°.52.915' N 103°.33.970' E dalam keadaan selamat oleh anggota Lanal TBK," ujar Mandri.

Danlanal juga berpesan kepada pengguna jasa laut, terutama kapal angkut barang agar memperhatikan cuaca sebelum melakukan pelayaran.

"Selain itu, kami imbau awak kapal selalu bawa alat keselamatan berlayar seperti Pelampung, Life Jacket, juga alat komunikasi cepat. Bila melihat atau ada kejadian laka laut, agar segera menghubungi hotline Lanal TBK," ucapnya.

(aha)