Teror Buaya di Kampung Bangun Sari Tanjungpinang
Pos pantau buaya di Kampung Bangun Sari, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang. (Foto: Afriadi/Batamnews)
Tanjungpinang - Warga Kampung Bangun Sari, Kecamatan Tanjungpinang Timur diresahkan oleh keberadaan buaya yang berkeliaran di sungai area perkebunan dan pemukiman. Diduga jumlah buaya mencapai lima ekor
Sebelumnya, penampakan buaya berukuran hingga empat meter itu terlihat warga RT 1/ RW 10, kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur.
Ketua RT 1, Rumono mengatakan, keberadaan buaya itu sangat meresahkan masyarakat. "Sekitar lima ekor, sebab masyarakat melihatnya bermacam-macam ukuran, yang paling besar sekitar panjang empat meter," kata Rumono saat ditemui di lokasi, Jumat (20/12/2019).
Ia mengatakan, buaya dari sungai toca itu muncul ke permukaan pada saat air sungai pasang. Hewan buas itu bahkan berjemur di sekitar perkarangan rumah warga.

Penampakan buaya di Sungai Taco.
"Sudah lama buaya di sini. Tapi dengan ukuran besar ini sudah sangat meresahkan," ujarnya.
Pihaknya bersama masyarakat setempat bergantian jaga malam untuk antisipasi buaya agar tidak memangsa ternak warga.
"Masyarakat tinggal sangat dekat dengan sungai ini, kami juga sudah melaporkan ke pihak kepolisian, dan melarang anak-anak bermain di tepi sungai," jelasnya.
Pantauan Batamnews di lokasi, bahwa anak Sungai Toca itu berukuran lebar sekitar lima meter dan dengan kedalaman mencapai 6 meter.
Biasanya masyarakat setempat di sungai itu melakukan aktivitas pemancingan ikan. Tak ada terlihat pagar pembatas di sekitar sungai.
Komentar Via Facebook :