Sui Hiok Desak Dinsos Perhatikan Warga Suku Laut Lingga di Pulau Kuang

Anggota Komisi III DPRD Lingga, Sui Hiok meninjau salah satu rumah warga suku laut Pulau Kuang yang kondisinya memprihatinkan (Foto:ist)

Lingga - Anggota Komisi III DPRD Lingga, Sui Hiok mendesak Dinas Sosial (Dinsos) baik Lingga maupun Kepulauan Riau (Kepri) untuk memperhatikan masyarakat suku laut atau komunitas adat terpencil (KAT) di Dusun Linau Batu dan Pulau Kuang, Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun.

Desakan yang dilakukan Politisi Partai Demokrat Kabupaten Lingga ini bukan tak beralasan. Ia melihat kondisi rumah yang ditempati warga di Pulau Kuang sungguh memprihatinkan. Jika tak diperbaiki dan mendapat perhatian dari pemerintah daerah, tak menutup kemungkinan perlahan akan ambruk dengan sendirinya.

"Rumah penduduk di Pulau Kuang ini terancam roboh. Kemana saja Dinsos? Mereka (warga Pulau Kuang) mau memperbaiki sendiri apalah daya, mereka hanya bekerja menombak ikan dan memotong kayu," kata Sui Hiok kepada Batamnews, Jumat (20/12/2019).

Ia bercerita, warga suku laut ini telah diberdayakan Dinsos ketika Lingga masih tergabung dengan Kabuaten Kepulauan Riau. Awalnya, Dinsos sulit untuk memberikan pemahaman pada mereka agar mau dirumahkan dari kebiasaan mereka yang tinggal di sampan.

"Kita beri aplus kepada Dinsos, berkat tenaga, pikiran dan anggaran yang mereka curahkan, akhirnya warga suku laut ini mau tinggal di rumah. Dan jadi lah Pulau Kuang dan Linau. Tapi setelah sekian lama, rumah mereka tidak lagi diperhatikan. Bahkan sudah ada yang ambruk," keluhnya.

Padahal kat Sui Hiok, anak-anak warga suku laut di pulau ini sudah mengenyam pendidikan. Tentunya, mereka membutuhkan rumah-rumah yang layak sebagai tempat berteduh. Jika tidak, tak menutup kemungkinan mereka akan kembali seperti dulunya yakni tidur di sampan.

"Apa kerja Dinsos sekarang? Melalui program suku KAT yang diamanatkan Mensos supaya mereka ini diprioritaskan, tapi ternyata mereka sama sekali tidak mendapatkan perhatian dari Dinsos Lingg maupun provinsi," ujarnya.

Dengan demikian, ia berharap Pemda Lingga melalui Dinsos setempat maupun Dinsos Kepri dapat serius menuntaskan permasalahan tersebut. Sehingga warga suku laut tersebut tidak merasakan perbedaan dengan masyarakat lainnya.

(ruz)