Kisruh SMAN 1 Batam

Wah, Orangtua Siswa Diduga Dipungut Hingga Rp 6 Juta Masuk SMAN 1 Batam

Wah, Orangtua Siswa Diduga Dipungut Hingga Rp 6 Juta Masuk SMAN 1 Batam

Sidak anggota Komisi IV DPRD Kota Batam ke SMAN 1 Batam, Rabu (29/7/2015). (Foto: Alfi)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Batam, M Chaidir membantah telah memungut uang pembangunan sekolah dari 232 siswa yang masuk melalui PPDB offline.

Menurut informasi yang dirangkum Batamnews.co.id, setiap siswa yang masuk melalui penerimaan peserta didik baru offline ke SMAN 1 dipungut biaya pembangunan yang bervariatif.

"Kita dikasih pilihan untuk bayar uang pembangunan, ada yang Rp 3 juta, Rp 5 juta dan Rp 6 juta," kata salah satu wali murid, yang minta identitasnya tidak dituliskan kepada Batamnews.co.id, Senin (3/8/2015).

Padahal, tidak diberlakukan pemungutan uang pembangunan untuk sekolah negeri atau di bawah naungan pemerintah.

Saat dikonfirmasi mengenai pemungutan uang pembangunan, kepada M Chaidir, ia membantahnya.

"Kita tidak ada memungut biaya pembangunan dari siswa yang masuk secara offline," ujarnya.

(alf)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :