Pembangunan Tribun Stadion Dompak Sudah 60 Persen

Pembangunan Tribun Stadion Dompak Sudah 60 Persen

Progres pembangunan tribun Stadion Internasional Dompak di Tanjungpinang. (Foto: Sutana/Batamnews)

Tanjungpinang - Progres pembangunan tribun Stadion Dompak hingga awal Desember 2019 ini telah mencapai 60 persen.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepri, Bambang Suwastiyo menargetkan, proyek itu bisa rampung 85-90 persen hingga akhir Desember 2019 nanti. Pembangunannya menelan anggaran sekitar Rp 26 miliar.

"Proyek meliputi pengerjaan atap, kursi penonton, toilet pemain, hingga tangga di sudut kiri-kanan dan tengah tribun," kata Bambang saat meninjau pembangunan tribun tersebut, Jumat (6/12/2019).

Ia menambahkan, bahwa deadline pembangunan tribun tersebut sesuai kontrak akan selesai pada 28 Desember 2019 mendatang.

Namun apabila pekerjaan tersebut tidak mencapai target, maka akan dilanjutkan selama 30 hingga 50 hari ke depan.

"Tak ada masalah, pengerjaannya bisa diperpanjang. Artinya bisa dikerjakan hingga sampai awal tahun 2020 mendatang," ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri, Maifrizon, mengatakan aktif memantau pelaksanaan proyek itu agar bisa mencapai target awal.

"Kami tidak lepas begitu saja. Selama ini saya dan jajaran giat melakukan pengawasan terhadap proyek stadiun Dompak ini," kata Maifrizon.

Ia menambahkan, tahun 2020 mendatang, tribun penonton di sisi barat sudah bisa digunakan dengan kapasitas 3.000 penonton. Di bagian dalamnya terdapat 100 kursi khusus untuk tamu VIP.

"Untuk tempat duduk penonton kita buat pola semenisasi. Kalau menggunakan kursi khawatir tak bertahan lama," ujarnya.

Selain fokus membangun tribun, saat ini Dispora Kepri tengah menata lapangan sepakbola yang kini sudah rampung 100 persen. Pihaknya melakukan penghijauan kembali, setelah beberapa bulan terkahir kemarau panjang. Rumput lapangan sempat menjadi gersang.

"Saat ini, Alhamdulillah dengan cuaca yang sejuk dan hujan sudah turun rumput sudah mulai hijau kembali. Dan sebenarnya lapangan ini sudah bisa digunakan," tuturnya.

(sut)