Hindari Salah Paham, 5 Tips Membuat Pria Lebih Memahami Perasaanmu

Hindari Salah Paham, 5 Tips Membuat Pria Lebih Memahami Perasaanmu

Ilustrasi. (foto: Shuterstock)

Kebanyakan perempuan memang ingin selalu dimengerti. Namun, di dalam hubungan asmara, tidak semua pria yang menjadi pasangan kita mempunyai rasa peka yang tinggi apalagi bisa membaca pikiran.

Ada banyak hal yang perlu kita sampaikan dan komunikasikan dengan lebih baik supaya pasangan kita bisa lebih mengerti dan tidak salah paham.

Supaya pasangan kita bisa lebih memahami perasaan kita, maka kita juga perlu membantunya untuk bisa melakukannya. Di bawah ini ada beberapa tips membuat pria lebih memahami perasaanmu.

 

1. Katakan apa yang kamu rasakan

Tidak semua ekspresi dan bahasa tubuh kita bisa dipahami dengan baik olehnya. Untuk itu, kita tetaplah perlu mengutarakan perasaan kita.

Tak perlu langsung menuduh atau menyalahkannya, sampaikan dulu perasaanmu supaya dia paham sehingga bisa memudahkannya mengondisikan sikapnya padamu.


2. Sampaikan keinginanmu

Tak ada salahnya untuk menyampaikan keinginan atau pilihanmu sendiri. Terkadang pria makin bingung bila diberi jawaban 'terserah', sebab ia kesulitan untuk memahami keinginanmu yang sebenarnya.

 

3. Quality time

Komunikasi bisa dibangun dan diperkuat dengan lebih memahami isi hati dan perasaan masing-masing. Cobalah untuk tetap meluangkan waktu melakukan sesuatu berduaan.

Menikmati quality time berdua di suasana yang santai atau rileks bisa sangat membantunya memahami karakter dan bahasa tubuhmu.

 

4. Berpikir dewasa

Kalau memang sedang butuh waktu untuk sendiri, sebaiknya katakan saja. Tak perlu langsung mendadak ngambek dan membuatnya jadi makin kebingungan dengan yang isi hati dan perasaanmu yang sesungguhnya.

Jika memang sedang tak ingin diganggu, sampaikan saja supaya dia juga lebih mudah memberimu ruang dan waktu sendiri.

 

5. Menyelesaikan masalah satu per satu

Jika sedang ada masalah yang perlu diselesaikan hari ini, maka fokus saja menyelesaikan masalah itu terlebih dahulu. Biasanya saat sedang bertengkar, ada masalah-masalah dari masa lalu yang kembali diungkit dan hal ini malah akan memperparah keadaan. Jadi, sebaiknya fokus saja pada satu per satu masalah yang ada.

(*)