Ditanya Soal Niat Jadi Gubernur, Rudi Angkat Tangan

Ditanya Soal Niat Jadi Gubernur, Rudi Angkat Tangan

Rudi usai memberi keterangan kepada penyidik KPK di Mapolresta Barelang belum lama ini. (Foto: Batamnews)

Batam - Tersandungnya Gubernur nonaktif Kepri, Nurdin Basirun dalam kasus korupsi mengubah peta politik di Kepri jelang 2020. Tidak hanya untuk tingkat provinsi, tetapi juga kabupaten dan kota.

Nurdin Basirun adalah salah satu calon kuat sekaligus petahana yang digadangkan maju dalam Pilkada Kepri 2020 sebelumnya. Sebagai petahana yang sudah mempunyai massa pendukung yang banyak, langkah Nurdin terjegal pasca-kasus OTT oleh KPK.

Baca juga: Nurdin Terjegal KPK, Pengamat: Atmosfer Politik Kepri 2020 Berubah Signifikan

Namun kini beberapa nama mulai muncul ke permukaan. Salah satunya nama HM Rudi yang menjabat Walikota Batam saat ini. Rudi menjadi kader Nasdem yang muncul setelah Nurdin Basirun.

Poster majunya Rudi menjadi Gubernur Kepri juga tampak tersebar di media sosial. Dalam poster disebutkan untuk "Masa depan Kepri".

Saat ditanyai soal peluang maju di Pilkada Kepri, Rudi pun masih enggan berkomentar. Saat dijumpai ketika hendak mengikuti sidang paripurna di Gedung DPRD Batam, Rudi hanya angkat tangan dan langsung masuk menuju ruang rapat, Selasa (6/8/2019).

Secara pribadi Rudi sebenarnya belum menyatakan ikut bertaruh di Pilgub, meskipun namanya digaungkan para pendukungnya.

"Saya belum sampai ke situ, itu masih jauh," kata Muhammad Rudi usai menerima penghargaan dari BKKBN di Tanjungpinang, Selasa (6/8/2019), kemaren.

Rudi menuturkan, untuk maju ke Pilgub tentunya butuh dukungan dari partai politik.

Baca juga: Ogah Bahas Pilkada, Rudi: Sekarang Masih Fokus Bangun Batam

"Makanya saya tak boleh putuskan, karena ini belum dan itu tak bisa sendiri karena harus ada partai politik yang mendukung," ujarnya.

Namun secara pribadi, Ia mengaku siap, jika memang dirinya diminta seluruh tokoh Kepri.

"Kalau saya ikut saja, apa yang dimaukan orang tua kita di Kepri dan mana yang terbaik, karena tugas ini harus ikhlas untuk mengabdi," sebutnya.

Ia berjanji suatu saat dirinya sendiri akan menyampaikan ke masyarakat terkait hal itu

(tan/adi)