Polda Kepri Rujuk Dua Penderita Stroke dan Kanker ke Rumah Sakit

Jajaran Polda Kepri saat menjenguk warga yang sakit di Batam.

Batam - Program Polda Kepri Peduli kembali memberikan perhatian kepada warga yang sedang menderita sakit. Kunjungan ini merespons kabar yang beredar di masyarakat.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S. Erlangga mengatakan, kunjungan pertama Polda Kepri yang dipimpin Kabid Dokkes Polda Kepri Kombes Pol Dr. Chris Susilo dilakukan ke rumah Edy yang merupakan penderita kanker usus besar di Perumahan Mediterania, Kota Batam.

“Waktu kesana kondisi beliau dalam keadaan sadar namun kesulitan dan kesakitan untuk buang air kecil dan buang air besar,” ujar Erlangga, Jumat (12/7/2019).

Lanjut Erlangga, melihat kondisi dari Edy, dia kemudian langsung dibawa ke RS. Awal Bros Batam dan langsung mendapatkan penanganan dari dokter jaga di unit IGD.

“Penjelasan dari keluarga bahwa bapak Edy ini menderita penyakit kanker usus besar yang sudah menjalar ke paru-paru dan kandung kemih,” kata Erlangga

Erlangga menjelskan, rencana tindak lanjut di RS Awal Bros akan melakukan konsultasi ke dokter spesialis onkologi atau tumor untuk melakukan pengecekan ulang dan terapi lanjut. 

“Kami juga sudah memberikan bantuan kepada beliau,” ucapnya.

Selain Edy, Polda Kepri Peduli juga mengunjungi Timang penderita stroke yang merupakan warga Blok B, Kampung Agas, Tanjung Uma, Lubuk Baja, Kota Batam. Kunjungan dilaksanakan pada hari Jumat tangal 12 Juli 2019 pukul 08.00 WIB.

“Saat dikunjungi Kondisi Ibu Timang dalam keadaan lumpuh, beliau tinggal berdua bersama adik kandungnya dalam sebuah rumah kontrakan,” kata Erlangga lagi.

Erlangga menyebutkan, keterangan dari keluarga bahwa Timang sudah menderita stroke sejak 5 Tahun yang lalu dan sudah pernah dilakukan pengobatan di RS Badan Pengusahaan Batam, namun tidak dilanjutkan lagi. 

“Informasi dari tetangga dan Ketua RT 02, bahwa keluarga ibu Timang ini tidak mempunyai kartu identitas sama sekali,” kata Erlangga.

Setelah itu Polda Kepri Peduli melakukan koordinasi dengan Ketua RT 02 untuk pembuatan surat identitas untuk keluarga Timang guna sebagai syarat kelengkapan administrasi untuk pengobatan di rumah sakit. 

“Kepada beliau, kami juga memberikan bantuan,” kata Erlangga.

(ude)