Pemilu Usai, Pemko Batam Segera Relokasi Pedagang Sekitar Pasar Induk Jodoh
Aksi pedagang di sekitar Pasar Induk Jodoh menolak relokasi, beberapa waktu lalu.
Batam - Pemerintah Kota Batam akan melanjutkan revitalisasi Pasar Induk Jodoh. Rencana relokasi sempat terhenti sementara akibat pemilihan umum (Pemilu).
Wali Kota Batam, HM Rudi mengatakan pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi untuk membahas relokasi pedagang di sekitar pasar induk tersebut.
“Pemilu sudah selesai, ini mau dudukkan kembali,” ujar Rudi, Rabu (8/5/2019).
Dia menyampaikan bahwa dalam rapat koordinasi ini akan membahas relokasi para pedagang dan masyarakat untuk masuk ke dalam pasar. Selama ini para pedagang memanfaatkan row jalan untuk berjualan.
“Saya ingin segera mereka masuk ke dalam semua, supaya bisa cepat dibangun pasar induk itu,” katanya.
Terkait dana untuk revitalisasi Pasar Induk Jodoh ini, Rudi mengatakan bahwa Pemko Batam sudah mendapat dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian Perdagangan.
“Tapi karena pedagang belum pindah makanya belum dimulai tahapannya,” jelasnya.
Selain melakukan revitaliasasi pasar induk, Rudi ingin membuat taman yang menghadap ke laut. Dengan begitu akan menjadi salah satu destinasi wisata.
“Kalau sore bisa duduk di sana, lihat pemandangan,” kata dia.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Batam, Yusfa Hendri yang juga sebagai ketua tim terpadu mengatakan dalam waktu dekat akan melakukan rapat koordinasi dengan dinas terkait untuk membahas relokasi para pedagang.
“Minggu depan sudah mulai rapatnya, tim terpadu sifatnya mengkoordinasi, dan turun ke lapangan,” ujarnya.
(ret)

Komentar Via Facebook :