Aniaya Balita Hingga Tewas, Andre Ternyata Kumpul Kebo dengan Ibu Korban

Aniaya Balita Hingga Tewas, Andre Ternyata Kumpul Kebo dengan Ibu Korban

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki memberikan pemaparan terkait kasus penganiayaan yang menewaskan Rizki, balita 3 tahun di Baloi. (Foto: Kokorimba/Batamnews)

Batam - Pelaku penganiayaan balita hingga tewas, Andre Riva Kartini mengaku sudah menganggap Siti Margareta, ibu korban sebagai istrinya. Berpacaran 5 bulan, Andre mengaku sudah tidur sekamar dengan Siti, janda beranak 2 ini.

Bahkan Andre yang biasanya menjadi kuli bangunan mengaku kerap memberi uang Siti Rp 200 ribu setiap ia menerima uang hasil keringatnya. Namun menjalin asamara dengan Siti, Andre ternyata tidak punya kesabaran menghadapi anak-anak Siti.

Siti punya dua anak berumur 3 tahun dan 1 tahun. Petaka itu muncul ketika Andre menyiksa dan menganiaya M Rizki (3) saat Siti menitipkan anaknya itu ke pria tersebut. Rizki yang rewel jadi bulan-bulanan, diinjak dan dipukuli hingga akhirnya tewas.

Warga di Jalan Flamboyan Nomor 13 Baloi Blok VI, Kecamatan Lubuk Baja akhirnya menyelamatkan Rizki yang ditinggal begitu saja saat terluka dan sekarat.

"Lima bulan ini kami sekamar setiap malam. Aku dan pacar ku (ibu Rizki)," ujarnya sembari menangis menyesali perbuatannya.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki menjelaskan hasil autopsi terdapat kekerasan di bagian mata dan di bagian dada korban.

(jim)