Korban Jiwa Kecelakaan Pesawat Meningkat Drastis di 2018

Korban Jiwa Kecelakaan Pesawat Meningkat Drastis di 2018

Maskapai Lion Air, salah satu dari sekian maskapai yang mengalami kecelakaan pada 2018 lalu.

Dodo

New York - Jumlah korban jiwa akibat kecelakaan pesawat meningkat drastis sepanjang 2018, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Laporan Jaringan Keselamatan Penerbangan (Aviation Safety Network/ASN) menunjukkan insiden pesawat jatuh menewaskan sebanyak 556 orang tahun lalu. Demikian dilansir BBC.

Insiden terparah pada 2018 terjadi ketika pesawat maskapai Lion Air jatuh di Indonesia, mengakibatkan 89 orang tutup usia.

Adapun pada 2017 jumlah korban mencapai 44 orang. Tahun itu juga tercatat sebagai 'tahun teraman bagi pesawat komersial sepanjang sejarah' lantaran tidak ada pesawat penumpang yang dilaporkan jatuh.

ASN mencatat ada sebanyak 15 insiden fatal sepanjang 2018. Antara lain, jatuhnya pesawat maskapai Lion Air jenis Boeing 737 Max di Laut Jawa sesaat setelah lepas landas.

Kemudian, pesawat jatuh di Kuba pada Mei yang menewaskan 112 orang. Lalu, sebanyak 66 orang meninggal dunia dalam insiden pesawat jatuh di pegunungan Zagros, Iran, pada Februari dan pesawat jatuh saat mendarat di Bandara Kathmandu, Nepal, pada Maret, yang menewaskan 51 orang.

Bagaimanapun, lepas dari rangkaian insiden tersebut, secara keseluruhan keamanan transportasi udara telah berkembang selama 20 tahun terakhir.

"Jika tingkat insidennya tetap sama seperti 10 tahun lalu maka akan ada 39 kecelakaan fatal tahun lalu," kata Direktur ASN, Harro Ranter.

"Merujuk tingkat kecelakaan pada 2000, akan ada 64 kecelakaan fatal. Ini menunjukkan adanya kemajuan luar biasa dalam konteks keamanan selama dua dekade belakangan," tambahnya.

ASN menyatakan kecelakaan akibat hilang kendali (loss-of-control/LOC) menjadi sorotan utama di bidang keselamatan transportasi udara mengingat hal ini menjadi penyebab sedikitnya 10 dari 25 insiden terparah selama lima tahun terakhir.

LOC merupakan penyimpangan dari rute penerbangan seharusnya dan kondisi ini bisa diakibatkan faktor teknis pesawat, kesalahan manusia, atau lingkungan.

Sebagian besar penumpang dalam kecelakaan LOC tidak bisa selamat, menurut ASN

(*)
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :