Workshop Isu Perburuhan
Begini Trik Liputan Mendalam dari Jurnalis Senior Tempo di Acara Pelatihan AJI Batam
Puluhan jurnalis se-Kepri mendengarkan penjelasan dari jurnalis senior Majalah Tempo Rumbadi Dalle, 24 Mei 2015. (Foto: Alfi Kurnia)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Jurnalis senior Majalah dan Koran Tempo Rumbadi Dalle berbagi ilmu dalam melakukan peliputan mendalam serta membuat outline liputan.
Dalam acara workshop isu perburuhan yang digelar AJI Batam 23-24 Mei itu, Rumbadi Dalle memaparkan sejumlah trik melakukan liputan mendalam yang terbilang sulit itu.
"Terkadang ketemu kartu nama di jalan itu bisa membantu kita kelak dalam melakukan liputan mendalam, jadi saya biasa menyimpan hal sepele seperti itu," ujar Rumbadi mulai menghangatkan suasana workshop yang diikuti puluhan jurnalis di Kepulauan Riau tersebut.
Menurut Rumbadi, ada hal penting yang harus diperhatikan dalam setiap melakukan liputan mendalam. Misalnya saja, seorang penulis atau jurnalis harus memiliki ketelitian yang tinggi dan kecermatan, selain itu harus paham latar belakang masalah atau mengusai permasalahan.
Laporan juga harus ditulis dengan cara yang mudah dipahami. Lugas, terstruktur, serta enak dibaca. Dalam in depth reporting juga harus menjelaskan keterkaitan dan perkembangan dari kisah yang sesungguhnya terjadi.
"In the reporting juga harus memberikan penjelasan yang signifikan," kata Rumbadi Dalle.
(Baca juga: Ini Dia Jurnalis Penerima Beasiswa Liputan Mendalam dari AJI Batam)
Rumbadi menambahkan, sebelum melakukan in the reporting harus ada perencanaan sebelum liputan. Perlu adanya outline atau TOR liputan, agar arah pemberitaan terarah.
Dan biasanya, in depth reporting juga tak dilakukan seorang diri, untuk hal-hal yang rumit, melainkan mellibatkan sejumlah orang atau jurnalis. "Biasanya ada tim," ujar pria yang sudah belasan tahun bergelur di dunia jurnalistik ini.
Pemaparan harus berupa fakta, bukan opini. Satu hal yang penting lagi dalam in depth reporting yakni liputan yang memberikan konstribusi pada pemahaman sebuah kisah.
"Secara umum in depth reporting adalah liputan yang mendapatkan kelengkapan pengisahan, dan juga pengisahan dengan substansi. Dan kadang in depth reporting kerap disebut dengan investigative reporting by nature," ujar Rumbadi yang sudah 15 tahun menjadi jurnalis Tempo.
Rumbadi Dalle selama satu jam memaparkan mengenai in depth reporting. Dan hal ini menadapat tanggapan yang cukup responsif dari para peserta.
Berbagai pertanyaan datang dari peserta. Dan semua dijawab dengan tegas dan lugas oleh Rumbadi Dalle. Penjelasan-penjelasan dari Rumbadi Dalle, dapat memuaskan para peserta mengenai in depth reporting.
[alf/is]
Komentar Via Facebook :