Kampanye Terlarang Wali Kota Batam di Pulau Buluh, Ini Respons Rudi

Wali Kota Batam, HM Rudi. (Foto: Batamnews)

Batam - Kabar tak sedap menghinggapi Wali Kota Batam, HM Rudi. Ia dikabarkan berkampanye dengan caleg DPR-RI dari NasDem, Nyat Kadir di hadapan warga Pulau Buluh. Video berdurasi 2 menit 39 detik terkait hal itu juga dikabarkan beredar.

Rudi ketika dikonfirmasi batamnews.co.id, membantah terkait hal tersebut. Ia mengaku diserang dengan isu video.

"Memasuki tahun politik Pilpres dan Pileg ini memang banyak cara orang menjatuhkan seseorang," kata Rudi, Sabtu (24/11/2018).

Ia pun merasa tidak terlalu menanggapi serius soal video tersebut. "Biarlah orang beranggapan dan yang penting selagi apa yang terjadi pada saat itu video Itu tidak benar," ujar Rudi.

Ia dan Jajarannya ditegaskan Rudi fokus kepada penataan infrastruktur. "Yang penting masyarakat bisa merasakan serta menikmati pembangunan, itu lebih baik dibandingkan untuk membahas yang tidak penting," sebut dia.

Dalam video itu Rudi tampak berkampanye di hadapan warga di Pulau Buluh, Batam. Beberapa kalimat yang disampaikannya terdengar jelas mengkampanyekan Nyat Kadir.

Komisioner Bawaslu Kepri, Indrawan mengatakan kegiatan yang dihadiri Wali Kota Rudi yang juga Sekretaris Partai NasDem Kepri, dengan sejumlah stafnya di Pemko Batam terkait penjualan sembako murah.

Seperti dikutip dari Antara, Indrawan sudah memerintahkan jajarannya di Batam menginvestigasi dugaan politik uang yang melibatkan caleg DPRD Kepri Dapil VI Jhon Feris dan Nyat Kadir. Dalam kegiatan itu, diduga juga ada pemberian uang kepada warga.

"Kami sudah memerintahkan Bawaslu Batam untuk menginvestigasi kasus itu. Jadikan dugaan politik uang itu sebagai temuan bila tidak ada yang melaporkan," katanya.

(jim)