Dua Mahasiswi Poltek Batam Terpental Tabrak Angkot Bimbar

Ilustrasi tabrakan

Batam - Medan jalan menurun di Bukit Daeng, Batu Aji memakan korban. Lagi-lagi terjadi kecelakaan yang melibatkan angkot PO Bintang Kembar (Bimbar). Dua mahasiswi Politeknik Batam menjadi korban, Rabu (7/11/2018) malam

Mereka mengalami patah tulang dan luka-luka. Dari data yang dihimpun batamnews, dua mahasiswi Ajeng Puspa Sari dan Sherly Prasetia. 

Berawal ketika sepeda motor matik yang dikendarai Sherly melaju dari arah Mukakuning menuju Batu Aji. Begitu juga dengan angkot yang berada di depan mereka. 

Saat di Jl Suprapto atau turunan bukit Daeng, tiba-tiba Bimbar BP 7021 EU berhenti mendadak. Sherly kaget dan menabrak mobil dengan trayek daerah Dapur 12 itu. 

Baca juga: Sopir Bimbar BP 7282 DU Kabur Tinggalkan Penumpang Patah Kaki

Akibatnya Sherly dan Sari terpental. Sepeda motor mereka ringsek masuk ke bawah kolong angkot. "Padahal kita pelan, karena kaget mobil itu berhenti mendadak, terjadilah," kata Sari kepada Batamnews.co.id, Kamis (8/11/2018) sore.

Kemudian, sopir Bimbar berhenti dan turun. Melihat kedua korban tergeletak tidak sadarkan diri, sopir yang belum diketahui identitasnya itu melarikan diri.  "Saya setelah kejadian pingsan, baru sadar di rumah sakit," katanya.

Sari dan Sherly langsung dilarikan warga setempat ke Rumah Sakit Embung Fatimah. Kecelakaan mengakibatkan Sherly mengalami patah tulang bagian tangan.

Begitu juga Sari, menderita luka-luka di sekujur tubuh termasuk di wajahnya. "Saat ini saya masih pusing dan tidak bisa berdiri," katanya. Kedua korban sudah kembali kerumah masing-masing.

Mahasiswa Jusrusan Manajemen Bisnis itu sudah melaporkan kejadian ke Polsek Sagulung. "Kampus saya sudah tahu, mereka ingin sopir bimbar ditangkap," katanya. 

Sari mengatakan, tidak menuntut sopir bimbar namun cukup bertangung jawab. "Ini main kabur saja," katanya. 

Kecelakaan yang melibatkan angkot bimbar sering terjadi. Tidak jarang sopir melarikan diri. 

(tan)