PT BRC dan Seluruh Resort di Lagoi Gelar Aksi Bersih-bersih

Diskusi WDC 2018 di Kampus CTE Lagoi (Foto: Istimewa)

Bintan - PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) serta seluruh resort dan hotel di Kawasan Pariwisata Lagoi akan menggelar aksi bersih-bersih. Hal ini untuk memperingati World CleanUp Day (WCD) 2018.

"Puncak peringatan WCD ini jatuh pada 15 September 2018. Tapi 15 Juli kemarin PT BRC dan seluruh penginapan di Lagoi sudah melaksanakan aksi bersih-bersih tersebut," ujar Sekretaris WCD Kepri Renald Yude, Jumat (20/7/2018).

Aksi bersih-bersih ini dilakukan bedasarkan kesepakatan semua pihak. Ketika itu Tim WCD Kepri 2018 melaksanakan diskusi di Kampus CTE Lagoi yang difasilitasi oleh PT BRC.

Dalam diskusi itu, masing-masing utusan setiap hotel dan resort seluruh Lagoi dan juga karyawan dari perwakilan departemen PT BRC menyatakan siap menyukseskan WCD 2018 tersebut.

"Waktu itu hadir juga Dosen FIKP UMRAH sebagai Core Team WCD 2018 Kepri, Henky Irawan, Leader WCD Kepri, Fadhliyah Idris dan Kabid DLH Bintan, Asri. Merekalah yang menyemangati aksi bersih-bersih ini," jelasnya.

Asri memberikan apresiasi atas keberadaan WCD di Kepri. Kemudian juga PT BRC dan sejumlah resort dan hotel di Kawasan Lagoi siap mendukung suksesnya aksi bersih-bersih tersebut.

"Pemerintah daerah pastinya akan selalu mendukung program ini. Sebab sesuai dengan program pemerintah yaitu kebersihan dan kepariwisataan," katanya.

Environment Manager PT BRC, Ray Tobing mengatakan peringatan ini akan menjadi momentum penting. Yaitu untuk menaikkan kesadaran lingkungan bagi masyarakat dan karyawan perusahaan.

"Aspek lingkungan ini memiliki keterkaitan yang erat dengan sektor pariwisata. Jadi segala yang berkaitan dengan keduanya harus didukung penuh," sebutnya.

Sektor pariwisata, kata Ray, bisa hidup dari alam dan lingkungan yang bersih dan sehat. Maka PT BRC selaku pengelola kawasan kepariwisataan terpadu di Kepri sangat mendukung penuh WCD 2018.

Aksi bersih-bersih sampah ini dilakukan mulai di area PT BRC sampai ke seluruh resort dan hotel.

Dia berharap semakin banyak kegiatan seperti ini. Maka Kawasan Pariwisata Terpadu akan lebih bersih dan sehat. Sehingga wisatawan mancanegara dan lokal akan betah selama berada disini.

"Kita harus mulai dari diri sendiri. Pastinya yang lain juga akan menyatakan peduli dengan bersih sampah," ucapnya.

(ary)