Canggih, Begini Cara Polisi Lacak Pembunuh Supartini

Ns saat digiring polisi menggunakan baju orange tersangka (Foto: Adi/Batamnews)

Tanjungpinang - Perburuan pelaku pembunuhan Supartini alias Tini, Ns, berlangsung selama empat hari. Tini ditemukan tewas pada Minggu (15/7/2018) pagi. Ns kemudian tertangkap pada Rabu (17/7/2018).

Polisi sempat kesulitan mencari pelaku. Akhirnya sejumlah petunjuk yang dikumpulkan mengarah kepada Nasrun (Ns).

Polisi mencari tahu hubungan Supartini dengan sejumlah orang. Dan akhirnya muncul nama Nasrun yang paling dicurigai.

"Kuat mengarah ke dia, ditambah lagi beberapa bukti seperti bercak darah di dalam mobilnya," kata Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwihatmoko, Kamis (19/7/2018).

Polisi melacak pelaku. Hingga akhirnya Nasrun diburu. Ia nyaris saja kabur sebelum diringkus di Kilometer 16 Kabupaten Bintan.

Baca juga: 

Melayat Mayat Supartini, Nasrun Sempat Tanya Siapa Pembunuhnya

Dalam Kondisi Sekarat, Supartini Dipukuli Berkali-kali

 

Saat ini Nasrun sudah bersiap-siap kabur dan membawa tas.

"Dia ingin melarikan diri, kami juga sudah menjaganya, ada beberapa anggota kami berapa di pelabuhan Punggur, Bandara dan mengejar Ns," ujarnya.

Nasrun diduga membunuh Supartini setelah mengetahui wanita tersebut hamil. Ia panik dan gelap mata.

Mayatnya dibungkus karung dan tubuhnya dililit tali rafiah dan dihabisi di kebun milik keluarga Ns di Jalan Ganet.

Lalu mayat dibuang ke Jembatan III Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepri. Mayatnya mengambang pada Minggu pagi 15 Juli 2018.

Nasrun semakin tak bisa mengelak setelah tim Forensik Polda Kepri turun dan memeriksa pola darah dan bercak darah di mobil Nasrun tersebut.

Selain itu polisi juga menemukan berbagai barang bukti berupa tali rapiah, karung, serta kayu yang berasal dari kebun di Jalan Ganet.

Baca juga: 

Kapolres: Ns Berencana Bunuh Supartini, Ini Buktinya

Saat Melayat, Nasrun Peluk Keluarga Supartini

4 Poin Mengejutkan Hasil Autopsi Mayat Supartini

(adi)

 


Berita Terkait