Panwaslu : Kembali Hidup di Sampan, Suku Laut Terancam Golput

Panwaslu : Kembali Hidup di Sampan, Suku Laut Terancam Golput

warga suku laut Dusun Linau Batu dan Pulau Mengkuang, Desa Tanjung Kelit kembali hidup di sampan, mereka terancam golput saat pemilu serentak 2019 mendatang

Eliza Gusmeri

BATAMNEWS.CO.ID, Lingga - Jika warga suku laut Dusun Linau Batu dan Pulau Mengkuang, Desa Tanjung Kelit kembali hidup di sampan, mereka terancam golput saat pemilu 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kabupaten Lingga, Ardhi Auliya.

Menurutnya kemungkinan untuk warga suku laut tersebut golput cukup besar.

"Kalau mereka yang kembali ke sampan, akan sulit menjadi pemilih atau mendapat sosialisasi pemilu," kata dia kepada Batamnews.co.id, Rabu (23/5/2018).

Ardhi melanjutkan, sangat disayangkan jika warga yang memiliki hak pilih tersebut suaranya sia-sia.

"Mereka (Anggota DPRD) yang punya basis di wilayah Kecamatan Senayang, harus bergerak cepat. Mungkin mereka bisa menggesa Dinas PU untuk membantu warga suku laut ini agar tidak pindah dari pemukiman awal," ucapnya.

(ruz)

 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait