Dua Makam Bersejarah Ini Segera Dipoles Jadi Destinasi Wisata

Walikota Batam, Rudi melakukan ziarah di makam bersejarah Nong Isa. (Foto: Ist)

BATAMNEWS.CO.ID,Batam - Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) siap mengembangkan wisata sejarah sebagai salah satu bentuk dalam membangun destinasi wisata yang baru.

Kepala Disbudpar, Pebrialin menjelaskan, setidaknya ada dua situs sejarah yang bisa menjadi kawasan wisata sejarah, yakni di makan Nong Isa di Kecamatan Nongsa, dan Makam Tumenggung Abdul Jamal di Kecamatan Bulang.

 "Saya kira itu sangat mungkin, karena wisata sejarah itu selalu memiliki daya tarik tersendiri,' ujar Pebrialin ketika dihubungi pada Sabtu (21/4/2018).

Nong Isa sendiri adalah tokoh yang diyakini sebagai orang pertama yang mwnjejakkan kaki di Kota Batam ini. Sementara Tumenggung Abdul Jamal adalah tokoh yang memegang peranan penting dalam sistem pemerintahan pada masa lalu.

Selain itu, Pebrialin juga menjelaskan bahwa beberapa lokasi saat ini sudah berdiri sebagai objek wisata seperti situs pengungsian warga negara Vietnam, namun tata kelolanya masih perlu ditingkatkan lagi. Demikian juga dengan kampung tua yang sudah mulai dikembangka oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Untuk situs-situs tersebut, Pebrialin menjelaskan proses pendataan sampai saat ini telah berjalan. Hanya saja untuk eksekusi hingga menjadikannya sebagai kawasan wisata yang memiliki kelengkapan dasar pariwisata baru akan di kerjakam pada 2019 mendatang.

"Kita harapkan 2019 sudah bisa dikerjakan, dan masyarakat juga bisa menikmati wisata sejarah Batam," kata Pebrialin lagi.

Selain itu, Badan Pengusahaan (BP) Batam juga akan menperbaharui Camp Vietnam dan Jembatan Barelang, sebagai bentuk pengembangan wisata di Batam.

“Kita upgrade Camp Vietnam, dan juga sudah kita ajukan ke Kementrian pariwisata,” ujar Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo.

(ret)