Pengiklan Besar Mulai Tarik Iklan, Facebook di Ambang Keruntuhan?

Pengiklan Besar Mulai Tarik Iklan, Facebook di Ambang Keruntuhan?

Ilustrasi kantor Facebook. (foto: istimewa)

Indrawan


BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Kasus penyalahgunaan dan kebocoran data 50 juta pengguna Facebook berbuntut panjang. Meski CEO dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, sudah mengakui dan memperbaiki kesalahan, tak sedikit pengguna setianya hilang kepercayaan terhadap platform media sosial tersebut.

Selain pengguna yang mulai meragukan keamanan data akun mereka, Facebook terancam bakal berkurang pendapatannya dari pengiklan.

Dilansir Endgadget, Jumat (23/3/2018), Mozilla akan mulai menarik seluruh iklannya dari Facebook. Hal ini dikonfirmasi dengan posting perusahaan di laman blog resminya.

Mozilla mengatakan, "Skandal Cambridge Analytica membuat kami menelaah lebih dekat peraturan privasi default Facebook saat ini."

"Meski masih banyak yang harus dipelajari, akses terbuka ke banyak data--khususnya berkenaan dengan pengaturan aplikasi pihak ketiga--sangat mengkhawatirkan," sambungnya.

Atas dasar tersebut, perusahaan yang berbasis di Mountain View, California, Amerika Serikat (AS) ini pun setop beriklan untuk sementara waktu di Facebook. 

Meskipun Mozilla tampaknya menjadi perusahaan kenamaan pertama yang menarik iklannya dari Facebook, tak menutup kemungkinan akan banyak lagi yang mempertimbangkan hal serupa.

Seperti yang dilaporkan The Times, Incorporated Society of British Advertisers (ISBA) di Inggris telah meminta pertanggungjawaban Facebook atas penyalahgunaan data tersebut.

ISBA juga dikabarkan akan bertemu langsung dengan para petinggi perusahaan rintisan Mark Zuckerberg itu minggu ini.

"Ketika bertemu dengan Facebook, kami ingin memahami cakupan penyelidikan yang Zuck sebutkan," ungkap Phil Smith, direktur jendral ISBA.

Sekadar informasi, ISBA merupakan badan perdagangan yang mewakili lebih dari 3.000 merek, termasuk Unilever dan P&G. Mereka sedang mempertimbangkan menarik ratusan juta dolar uang iklan mereka dari Facebook.

Keputusan tersebut dilaporkan bakal diambil setelah mendengar tanggapan dan jawaban dari para petinggi Facebook saat pertemuan nanti. Demikian dilansir liputan6.com.

(ind)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :