Ratusan Bangunan Terkena Proyek Jalan

Wali Kota Batam Rudi melihat lokasi jalan yang akan dilebarkan beberapa waktu lalu (Foto: Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Ratusan bangunan di atas right of way (ROW) jalan bakal dibongkar. Bangunan itu terkena proyek pelebaran 10 titik jalan.

Pemko Batam kembali menggesa pembangunan jalan di tahun 2018 ini.

"Ruas jalan Simpang BNI ke Simpang Frengky saja sudah 78 bangunan. Soalnya ada ruli dan kios liar," kata Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Umum Satpol PP Batam, Imam Tohari, Selasa (16/1/2018).

Sementara titik-titik lain yakni ruas jalan di sekitar Terminal Jodoh (belakang Hotel Novotel) sebanyak 34 bangunan. Di ruas jalan simpang flyover ke Simpang Gelael, depan Edukit, ada 11 bangunan. 

Kemudian di ruas jalan Simpang Kuda sampai ke Simpang Bengkong Seken ada sekitar 300-an bangunan yang juga mengalami dampak pelebaran jalan. 

Dan tahun lalu sudah disosialisasikan oleh Pemerintah kota Batam yang mana Wali Kota sendiri juga ikut dalam sosialisasi tersebut, dimana warga diminta untuk membingkar sendiri bangunan milik mereka.

Menurut Imam bangunan terdampak pada tiga lokasi tersebut  paling banyak di ruas jalan, dan untuk bangunan liar dari Simpang Baloi Center ke arah Kampus Universitas International Batam sudah dibongkar dengan sendirinya.

"Ada sekitar 7 bangunan sebelah kiri dan 28 sebelah kanan, tapi mereka sudah bongkar sendiri," terangnya.

Dua ruas jalan lainnya, kata Imam, tak terlalu banyak bangunan. Jika ruas jalan dari Simpang Polsek Lubukbaja ke Simpang Baloi hanya gapura polsek, gapura kecamatan dan gapura Koramil yang akan dibongkar.

"Di Raden Patah (Simpang Harmoni Hotel ke Simpang Polsek Lubuk Baja) tidak ada," jelasnya.

Untuk itu Pemko Batam mengumpulkan warga yang memiliki bangunan terdampak pelebaran jalan di Kantor Kecamatan Lubukbaja pada Rabu (17/1/2018). Agenda tersebut khusus terkait pelebaran tiga ruas jalan Simpang Harmoni Hotel ke Simpang Polsek Lubuk Baja, Simpang Polsek Lubuk Baja ke Simpang Baloi Center serta Simpang Baloi Center ke arah Kampus Universitas International Batam.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam Yumasnur menjelaskan pertemuan bersama warga tersebut akan dihadiri oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Ia mengatakan tiga ruas jalan tersebut akan ditingkatkan menjadi tiga lajur pada setiap jalur yang ada. "Sekarang inikan hanya dua lajur pada setiap jalurnya," kata dia.

Selain pelebaran jalan pihaknya juga akan membangun pedestrian serta drainase sepanjang jalan yang akan diperlebar tersebut.

(ret)