Warga Baloi Kolam: Kami Sanggup Bayar UWTO

Warga Baloi Kolam yang berorasi di depan gedung DPRD Kota Batam (Foto: Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Ribuan warga Baloi Kolam yang terancam kena penggusuran mengaku sanggup membayar Uang Wajib Tahunan BP Batam (UWTO). Para warga itu sudah belasan tahun tinggal di lahan yang kini diklaim milik sejumlah perusahaan PT Alfinki Multi Berkat.

"Kita bisa kok bayar uwto, asalkan jelas semuanya," ujar salah seorang warga Baloi Kolam, Hendra di kantor DPRD, Senin (13/11/2017). 

Sebelumnya warga telah melakukan aksi di depan kantor BP Batam dan melakukan dialog dengan pimpinan BP Batam. 

"Di BP memang sudah tapi kita minta juga anggota dewan berpihak kepada warga," ujar Agus. 

Ribuan warga tersebut jalan dari kantoR BP Batam menuju DPRD Kota Batam. Ruas jalan sekitar lokasi ditutup. 

Seperti diketahui, di Baloi Kolam bermukim belasan ribu Kepala Keluarga (KK). Mereka sudah menempati lahan tersebut sejak belasan tahun.

(yes)