Pelaku Mesum Dihukum Bersihkan Kondom Bekas di Taman
Ilustrasi. (Foto: scoopwhoop.com)
BATAMNEWS.CO.ID - Hakim adalah pencipta hukum di dunia ini. Seorang hakim bebas menentukan hukuman seperti apa yang akan dijatuhkannya kepada penjahat.
Di pengadilan di Painesville, Ohio, Amerika Serikat, ada seorang hakim yang terkenal dengan putusan-putusan yang tak biasa.
Daialah Michael Cicconetti. Hakim yang memiliki beragam cara unik dalam memvonis seseorang yang diajukan ke meja hijau.
Tentu saja putusan ini untuk kejahatan-kejahatan yang dinilai ringan untuk ukuran orang Amerika. Dia juga mengizinkan jaksa memilih memilih hukuman apakah orang itu dipenjara dan masuk tahanan.
Cicconetti, misalnya, mengadili beberapa deberapa orang yang dibawa ke pengadilan setelah mereka tertangkap sedang berhubungan seks di taman umum.
Ia menghukum mereka membersihkan seluruh taman, termasuk semua kondom bekas yang dilemparkan orang di taman. Mereka diwajibkan memasang iklan di koran lokal dan meminta maaf kepada seluruh penduduk kota atas tindakan mereka itu.
Selain itu, ada juga seorang wanita yang diadilinya sebab telah meninggalkan sekitar 35 anak kucing di dalam hutan di musim dingin. Selain disuruh bayar denda, wanita itu juga dihukum untuk menghabiskan malam di dalam hutan di tengah musim dingin - tanpa makanan, air, atau tenda.
Nah, seorang pria yang melontarkan penghinaan dengan menyebut polisi sebagai "babi", dia dihukum harus berdiri di sudut jalan dengan seekor babi gendut seberat 350 pon dan memegangi sebuah tanda yang bertuliskan "Ini bukan perwira polisi."
Cicconetti juga pernah mengirim sopir mabuk ke kamar mayat terdekat sebagai hukuman! Saat berada di sana, dia terpaksa melihat mayat dua korban kecelakaan akibat berkendaraan dalam keadaan mabuk.
Seorang wanita yang tak membayar taksi, dihukum berjalan kaki lebih dari 30 mil (48 km). Inilah jarak yang tepat yang dia tempuh dengan taksi yang tak dibayarnya itu.
Sekelompok siswa SMA yang tertangkap sedang memotong ban bus sekolah, dihukum menjadwal ulang rencana kunjungan lapangannya keesokan harinya. Dia juga menghukum mereka untuk mengatur piknik anak-anak sekolah yang gagal piknik akibat ulah mereka.
Ada juga dua remaja dipaksa untuk menggiring keledai melalui kota sambil berpakaian seperti Maria dan Yusuf, karena mereka dinyatakan bersalah menulis 666 di atas sebuah patung Yesus di kota itu.***
Komentar Via Facebook :