Amat Tantoso: Saya Bersedia Ganti Rugi Bangunan Gereja GBIS Rp 300 Juta
Mediasi antara pihak gereja GBIS Sei Jodoh dengan pengusaha Amat Tantoso. (foto: edo/batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Amat Tantoso, pengusaha pemilik lahan di depan Hotel Oasis, Jodoh, Batuampar, Batam menyanggupi ganti rugi bangunan Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Jemaat Sei Jodoh yang berdiri di lahan tersebut.
Amat Tantoso mengatakan dirinya siap merogok kocek ratusan juta agar permasalahan alokasi lahan Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) selesai.
"Saya akan berikan uang ganti rugi Rp 300 juta untuk biaya pembangunan gereja," ujar Amat Tantoso saat di konfirmasi Batamnews.co.id, Kamis (11/8/2016) malam.
Amat mengatakan, biaya ganti rugi yang akan diberikannya bisa untuk membangun gereja lebih bagus dan membayarkan biaya sewa ruko untuk sementara. "Firman Tuhan, rumah ibadah harus lebih bagus dari rumah kita," kata Amat menambahkan.
Sebelumnya, Amat Tantoso sudah bertemu dengan pengurus gereja di Mapolresta Barelang dan dimediasi oleh Kapolda Kepri. Kedua pihak sepakat untuk menempuh solusi yang ditawarkan Amat.
Diberitakan sebelumnya, para pendeta berasal dari organisasi gereja Badan Musyawarah Antar Gereja ( Bamag), Persatuan Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI), Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) dan Persekutuan Hamba Tuhan (PHT) dari seluruh kecamatan Kota Batam berkumpul karena Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) akan digusur.
ÂÂ
Pendeta Apul Simanjuntak mengatakan bahwa ia mendapat telepon, jika akan ada penggusuran tempat ibadah di Jodoh. Tepatnya depan eks Hotel Oasis, Jodoh.
"Saya dapat telpon, katanya gereja akan digusur," kata Apul, Kamis (11/8/2016).
Pendeta Apul menjelaskan, kalau mereka bersedia digusur dan pindah jika sudah adanya tempat yang layak, tapi masih dalam wilayah sekitar Jodoh.
[isk]

Komentar Via Facebook :