Euro 2016
Inggris Dipermalukan Islandia, Roy Hodgson Langsung Mundur
Pelatih Inggris Roy Hodgson mengundurkan diri. (foto: ist/net)
BATAMNEWS.CO.ID, Nice - Inggris secara memalukan ditekuk Islandia 1-2 pada babak 16 besar Piala Eropa 2016. Tak butuh waktu lama, sang pelatih Roy Hodgson pun langsung memutuskan untuk melepas jabatannya sebagai Inggris.
"Kontrak saya dengan Timnas Inggris memang akan habis setelah Piala Eropa ini. Jadi, sekarang waktu yang tepat untuk pelatih lain untuk mengawasi skuad muda yang penuh talenta dan lapar akan gelar ini," kata Hodgson, seperti dimuat Sky Sports, Selasa (28/6/2016).
"Para pemain sudah tampil dengan fantastis. Mereka melakukan semua yang saya minta. Saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan dedikasi yang sudah mereka berikan. Saya juga berterima kasih pada staf pendukung, FA dan tentu saja suporter Inggris," lanjut manajer berusia 68 tahun itu.
"Ini jadi perjalanan yang luar biasa. Selama empat tahun terakhir, saya bisa melihat karier dengan bangga. Saya juga minta maaf karena Inggris harus berakhir seperti ini," ujarnya.
Sebagai informasi Hodgson mulai menangani Inggris pada 2012 lalu. Di bawah kepemimpinannya, prestasi Three Lions memang sama sekali tak bisa dibilang membanggakan. Di Piala Dunia 2014 lalu, Inggris bahkan sudah tersingkir sejak fase grup. Sementara di Piala Eropa 2012, Inggris juga hanya bisa mencapai perempat final.
Sementara, sang kapten Wayne Rooney tetap berpikir jernih meski Inggris tersingkir dari Piala Eropa 2016 secara memalukan.
Inggris mencatat hasil terburuk selama mengikuti kompetisi Benua Biru. The Three Lions yang jelas-jelas kaya pengalaman dan berperingkat 11 dunia, dihancurkan Islandia 1-2 saat 16 besar. Padahal Islandia merupakan debutan dan berada 23 tingkat di bawah Harry Kane dkk.
Hasil ini membuat seluruh armada Inggris menerima hujatan dan kritikan. Pasalnya, Inggris meneruskan periode hampa gelar yang kini sudah berlangsung 50 tahun. Terakhir kali Inggris berdiri di podium pertama saat memenangi Piala Eropa 1966.
Rooney menjadi sosok yang paling terluka. Pasalnya, penyerang Manchester United (MU) itu akhirnya mencetak gol pertamanya selama beraksi di Prancis. Namun, dia mengklaim tidak akan terbawa emosi. Pemain berusia 30 tahun itu menolak mengundurkan diri dari timnas seperti yang dilakukan Lionel Messi setelah Argentina kalah dari Chile saat final Copa America Centenario 2016.
“Saya telah ditanya hal ini berulang kali sebelumnya. Tapi, saya bangga bermain untuk timnas Inggris. Saya sudah tidak sabar menanti siapa yang akan menjadi pelatih baru. Jika dipanggil lagi, saya siap tampil untuk timnas Inggris,” ucap Rooney, dilansir sky sport.
(ind/bbs)
Komentar Via Facebook :