Cerita Wanita yang Pernah Jadi Korban Angkernya Terowongan Pelita

Cerita Wanita yang Pernah Jadi Korban Angkernya Terowongan Pelita

Terowongan Pelita di kala malam. (Foto: Margareth/Batamnews)

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Terowongan Pelita, Lubuk Baja, gelap gulita. Di kala malam, terowongan tersebut cukup mencekam untuk dilintasi.

Di lokasi tersebut juga konon kerap terjadi aksi kejahatan. Mulai dari begal hingga kejahatan lainnya.

Para pengendara kendaraan bermotor patut khawatir saat melintas terowongan sepanjangnya sekira 50 meter itu.

"Kalau lewat terowongan, saya agak takut karena pernah saya dibegal di sana, untung saja saya bisa menyelamatkan diri,” ujar Sri, mantan korban kejahatan di area tersebut kepada batamnews.co.id, Jumat (10/6/2016).

Tak ayal, para pengendara yang melintas hanya mengandalkan lampu penerangan dari kendaraan saja. 

Sedangkan lampu penerangan otomatisnya tak lagi berfungsi.

Sri menceritakan, kejadian yang menimpanya beberapa waktu lalu masih tersimpan di benaknya. 

Sri pun khawatir kondisi mengkhawatirkan itu bisa memicu kriminalitas. 

Selain itu kondisi terowongan yang penuh dengan aksi vandalisme, serta tempelan bekas iklan orang yang tak bertanggungjawab juga memenuhi dinding-dinding terowongan. 

Hal itu menambah kesan angker terowongan Pelita.

 

[ret]

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :