Ini Identitas Staf Kemendagri Ketik KPK Jadi Komisi Perlindungan Korupsi
Surat undangan salah ketik ejaan KPK. (foto: istimewa)
BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Soedarmo, mengatakan bahwa yang mengetik singkatan KPK menjadi Komisi Perlindungan Korupsi dalam surat undangan adalah seorang petugas honorer bernama Adi Feri.
Pria yang rupanya baru lulus SMA itu merupakan pegawai honorer di bawah bidang yang dipimpinnya. Adi terpaksa diperiksa karena kelalaiannya, dan akhirnya diberhentikan dari tugas sesuai aturan kontrak. Padahal, yang bersangkutan baru bekerja selama tiga bulan.
"Yang bersangkutan dengan terpaksa kita periksa, karena mereka sudah lalai. Itu risiko karena sudah lakukan kesalahan, perlu ada sanksi. Sanksi pemecatan, kenapa? Supaya dijadikan referensi dan pengalaman bagi staf lain agar tidak kembali terulang hal seperti ini," kata Soedarmo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6/2016).
Ia mengatakan, Adi Feri sebenarnya bukan mengurusi soal pengetikan surat. Namun saat itu, dia hanya diminta bantuan.
"Sebetulnya bukan mengurusi itu. Mereka ada petugas lain. Jadi karena dia ada di situ, diminta bantuanlah," kata dia.
(ind/bbs)
Komentar Via Facebook :