Korban UK: Sudah Jelas Pak Hakim, Mereka Bayar Seperti Kuliah Baru

Mahasiswa Universitas Karimun berdemo di Bundaran HI Jakarta beberapa waktu lalu. (Foto: merdeka.com)

BATAMNEWS.CO.ID, Karimun -  Persidangan kasus penipuan program studi (Prodi) Universitas Karimun (UK) kembali berlanjut. Jaksa menghadirkan saksi Amjon, Dekan Fakultas Ilmu Politik Ilmu Sosial (Fisipol) UK.

Selain Amjon yang berlatarbelakang guru tersebut, juga dihadirkan Hazmi Yuliansyah. Hazmi merupakan Dekan Fakultas Perikanan. Selain sebagai dekan, Hazmi merangkap jabatan sebagai Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karimun.

Saksi-saksi tersebut dikonfrontir Majelis Hakim PN Karimun dengan keterangan korban, Sinta Olivia. 

Diantaranya kesaksian Amjon terhadap Sinta Olivia. Pada awal-awal sidang, Sinta hanya terlihat di kursi pengunjung di ruang sidang.

Sinta sudah memberikan keterangan pada sidang sebelunya. Namun kesaksian Amjon justru bertolak belakang. 

Amjon menyebutkan perkuliahan tersebut tak dipungut biaya, sedangkan Sinta sebagai korban mengaku dipungut.

Sinta dalam keterangannya, bahwa perkulihan ulang tersebut harus membayar seperti masuk mahasiswa baru. 

'' Ini mana yang benar. Pak Jaksa kita konfrontir langsung kedua saksi ini ya,'' tanya Fathul Mujib sambil memerintahkan Sinta untuk berdiri memberikan keterangan, Rabu (8/6/2016).

Kemudian, saksi Sinta Olivia langsung berdiri dari tempat duduknya. Dan memberikan keterangan yang sama bahwa proses perkuliahan yang dianggap gugur harus mengulang dari awal. 

Serta diharuskan untuk membayar perkulihan setiap semester. 

''Sudah jelas Pak Hakim, mereka bilang tetap bayar seperti kuliah baru,'' ujar dia. 

Adapun lima progam studi (Prodi) yang diduga tidak memiliki izin dari penyelenggaraan oleh Menteri Pendidikan Nasional. 

Di antaranya, program studi PGSD, jenjang program Sarjana, program studi Pendidikan Luar Biasa, program studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, program studi Teknik Perkapalan dan program studi Manajemen Kepelabuhan dan pelayanan semuanya untuk jenjang program Sarjana (S1).


[yon]