Distributor dan Pedagang VCD dan DVD Bajakan di Batam Raup Untung Besar

VCD dan DVD bajakan hasil razia polisi beberapa waktu lalu. (Foto: Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Para pedagang VCD dan DVD bajakan di Batam Kepulauan Riau untung besar. Penjualan barang ilegal itu meraup omzet cukup besar. 

Pasalnya, per keping cakram optik ilegal itu dijual dua kali lipat dari harga grosir atau distributor. 

Para pedagang mengaku membeli dari distributor cukup dengan harga Rp3.500 per keping, dan dijual hingga Rp10 ribu hingga Rp12 ribu.

"Lumayanlah untungnya, saya bisa ambil hampir 100 keping kaset perminggunya" ujar Diki, seorang pedagang VCD dan DVD bajakan, Sabtu (21/5/2016).

Menurut Diki, masing-masing VCD dan DVD berbeda harga, tergantung kategori. Ia menjual ribuan keping cakram bajakan tersebut setiap harinya.

 

Baca juga: 

VCD dan DVD Bajakan Dijual Bebas, Diduga Diproduksi di Batam

 

Untuk VCD dan DVD jenis film drama per kepingnya mereka meraup untung hingga Rp6.500.

“Kalau kaset musik bisa mencapai Rp5.500 per kepingnya, jadi untung dua kali lipat dari modal,” ujar dia.

Namun para pedagang itu enggan menyebutkan dari siapa cakram-cakram optik itu didapatkan. Menurut informasi, cakram-cakram yang melanggar hak cipta serta hak kekayaan intelektual itu memiliki sejumlah distributor besar.

“Kalau dulu distributor besarnya A dan Y,” ujar seorang sumber kepada batamnews.co.id.

Sedang produksinya yang diduga dilakukan di Batam tidak membutuhkan biaya besar. Dengan modal satu keping cakram optik yang seharga Rp500.

Dengan alat khusus perekam dan bungkus plastik dan cover yang telah dicetak, VCD dan DVD bajakan itu bisa dijual berlipat-lipat. 

 

[ret]