VCD dan DVD Bajakan Dijual Bebas, Diduga Diproduksi di Batam

Sebuah distributor VCD dan DVD bajakan di Jodoh. (Foto: Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Peredaran VCD dan DVD bajakan di Batam Kepulauan Riau kian menjamur. VCD dan DVD bajakan itu tampak dijual bebas di kaki lima hingga ke pusat perbelanjaan.

Pantauan batamnews.co.id, kasus pelanggaran terhadap hak cipta itu tanpa malu-malu, beroperasi.

Cakram DVD dan VCD bajakan itu dijual denga harga beragam. Diduga cakram-cakram bajakan itu diproduksi di sebuah tempat di Batam.

 

Ribuan VCD dan DVD bajakan yang dipajang di sebuah toko. (Foto: Batamnews)

 

Namun menurut pelaku usaha, VCD dan DVD bajakan itu didatangkan dari Jakarta. Pengiriman melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Kasetnya dari Jakarta di sini cuma bantu packing aja, hampir semua toko kaset belanja ke sini,” ujar seorang pria di sebuah toko grosir VCD dan DVD bajakan terbesar di kawasan pertokoan Jodoh saat ditemui batamnews.co.id.

Menurut dia, setelah Selain itu, berdasarkan hasil pantauan di tempat distributor atau agent VCD dan DVD bajakan juga menjadi tempat kaset-kaset tersebut di packing atau dikemas.

 

Baca juga:

Distributor dan Pedagang VCD dan DVD Bajakan di Batam Raup Untung Besar

 

Harga perkeping kaset-kaset bajakan ini sungguj mencengangkan perkepingnya dihargai Rp3.500 rupiah untuk yang drama dan Rp2.500 rupiah untuk kaset musik.

Berdasarkan pengakuan dari pemilik toko atau distributor kaset bajakan bahwa kaset-kaset ini akan dipotong untuk pembelian lebih banyak lagi.

"Kalo ambil 200 kasi potong lagi lah,” ujar dia. 

Menurut informasi, cakram-cakram optik bajakan itu diketahui tidak didatangkan dari Jakarta, melainkan diproduksi di Batam.

Pasalnya, memproduksi cakram optik bajakan itu terbilang mudah, dengan alat seadanya. "Produksinya di bagian atas ruko," ujar sebuah sumber.

 

[ret]