https://www.batamnews.co.id

Calo Paspor Masih Marak, Menteri Yasonna: Kepala Imigrasi Harus Menindak!

Menkumham Yasonna Laoly saat sidak ke Kantor Pelayanan Imigrasi di Pelabuhan Feri Internasional Harbour Bay Batam. (Foto: Jim/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly juga menyoroti permasalah calo dalam pengurusan permohonan paspor di Imigrasi Kelas I Batam. Yasonna menilai masih ada saja calo yang memanfaatkan kesempatan mengurus paspor orang lain.

"Kita sedang tampung semua permasalahan yang ada disini termasuk calo calo paspor yang berkeliaran di Kantor Imigrasi,” ujar Yasonna kepada batamnews.co.id saat kunjungan kerjanya ke Batam, Sabtu (21/5/2016).

Yasonna mengatakan, meminta Kepala Imigrasi Batam menindak calo dan petugas Imigrasi yang berkongkalingkong mencari keuntungan pribadi.

Menurut Yasonna,dalam kode etik pegawai, sudah cukup jelas larangan meminta apapun dari orang lain yang berkaitan dengan jabatan.

“Dan laporkan ke saya bila ada petugas Imigrasi yang bermain soal pungutan liar,” ujar dia.

Beberapa waktu lalu, staf Imigrasi Batam juga tersandung kasus suap. Zulkarnain Ritonga, seorang pegawai Imigrasi Batam berkolaborasi dengan calo paspor melepaskan tahanan di Imigrasi Batam Dhamar Bahadur Chetri alias Sam Chetri.

Saat ini kasusnya disidangkan di PN Tipikor di Tanjungpinang. Sam Chettri menyogok Zulkarnain Ritonga dan Manasar Siagian untuk lolos dan kabur dari Batam. Ia kabur ke Malaysia dan hingga kini tak diketahui keberadaannya.

Sam Chettri menyuap pegawai Imigrasi dan calo paspor tersebut dengan uang sekitar Rp400 juta.


[jim]


Berita Terkait