Ketua Komando Batam Desak Polsek Batuaji Usut Tuntas Penganiayaan Driver Online oleh Oknum Ormas PBB

Ketua Komando Batam Desak Polsek Batuaji Usut Tuntas Penganiayaan Driver Online oleh Oknum Ormas PBB

Ratusan massa dari Komunitas Driver Online Komando dan Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) memadati halaman Mapolsek Batuaji, Minggu (17/5/2026) malam, untuk mendampingi proses pelaporan kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan kedua belah pihak. Situasi sempat memanas namun akhirnya kondusif berkat mediasi dari pihak kepolisian. (Foto: Dokumentasi/ist.)

Nurjali

Batam, Batamnews — Ratusan massa dari Komunitas Andalan Driver Online (Komando) dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Batak Bersatu (PBB) memadati Mapolsek Batu Aji, Minggu, 17 Mei 2026 malam. 

Mereka datang untuk mendampingi proses saling lapor terkait dugaan pemukulan yang melibatkan seorang pengemudi ojek online dan debt collector. Ketegangan sempat memanas di halaman polsek ketika massa PBB mempertanyakan salah satu anggota Komando yang diduga memaki Ketua PBB Kota Batam, Ucok Manurung.

“Masalah motor sudah sama-sama kita ngerti kan, sekarang kami cari yang maki Ketua kami yang mana,” ujar salah seorang massa PBB. 

Baca juga: Kuasa Hukum Wilson Bantah Ada Niat Bunuh Dwi Putri, Sebut Pemicu Berawal dari Video Rekayasa

Massa Komando pun membalas, “Silakan, silakan dicari.”

Situasi nyaris ricuh sebelum akhirnya dilerai oleh Aiptu Neri Sugiantomi, Ps. Kanit Lantas Polsek Batu Aji. 

“Coba tertib dulu ya, kita kondusif dulu. Di sini bukan pasar. Ini tempat musyawarah. Semua bisa diselesaikan dengan baik, jangan seperti ini,” tegasnya.Kedua kubu pun saling menahan diri dan situasi kembali kondusif.

Ketua Komando Batam, Ferryandi Tarigan, menjelaskan bahwa peristiwa berawal dari perselisihan kecil di jalan raya antara anggota Komando dan oknum dari Ormas PBB.

“Awal mulanya terjadi perselisihan di jalan anggota Komando. Tapi dari anggota Ormas PBB langsung anarkis memukul,” ujar Ferryandi.

Akibat pengeroyokan tersebut, anggota Komando mengalami luka-luka di bagian wajah dengan hidung mengeluarkan darah akibat pemukulan beberapa kali. Ferryandi menegaskan bahwa pihaknya menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada aparat penegak hukum dan meminta Polsek Batuaji segera menindak tegas para pelaku.

“Harapannya dari kami, Komando, untuk pelaporan ini segera diproses karena pidananya jelas, pemukulnya juga jelas,” tegasnya.

Ia memastikan keluarga besar Komando akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Risky, membenarkan adanya laporan dari driver online terkait insiden pemukulan yang dialami setelah terjadi senggolan.

“Laporan sudah kami terima, selanjutnya menunggu surat visum, baru kita lanjutkan penyidikan lebih lanjut,” kata Bayu, Rabu, 17 Juni 2026

Polisi menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi sambil menunggu hasil visum korban.Bayu juga menjelaskan bahwa keramaian di kantor polsek terjadi karena driver online mendampingi rekannya saat membuat laporan, sementara keluarga terlapor juga datang ke polsek.

Kapolsek mengimbau seluruh masyarakat agar tidak terpancing dan tetap menjaga kondusivitas Kota Batam, khususnya wilayah hukum Polsek Batuaji. Ia juga meminta warga bijak menggunakan media sosial. 

“Kalau ada informasi yang belum jelas kronologis dan sumbernya, agar disaring sebelum dibagikan,” ujarnya.

Baca juga: Fakta Baru Sidang Dwi Putri: Saksi Ungkap CCTV Mess Dicopot atas Perintah Papi Charles

Ferryandi Tarigan juga menyoroti dugaan keterlibatan oknum PBB Batam sebagai backing atau backup debt collector.Ia meminta PBB Pusat mengevaluasi total kepengurusan PBB di Kota Batam.

“Kami keluarga besar komunitas driver online Komando meminta kepada Ormas PBB Pusat untuk menindak kepengurusan PBB yang ada di Kota Batam. Kenapa? Karena diduga beberapa oknum, pengurus, bahkan Ketua Umum PBB-nya yang di Kota Batam itu bermain menjadi backing atau backup debt collector,” ungkap Ferryandi.

Menurutnya, keterlibatan oknum tersebut sebagai pelindung debt collector menjadi bom waktu yang terus-menerus menciptakan konflik horizontal di Kota Batam. Jika tidak ada tindakan tegas dari pusat, gesekan antara driver online dan kolektor diprediksi akan terus terjadi.

Keluarga besar Komando Batam berharap PBB Pusat bersikap bijak dan objektif dalam membina anggotanya di daerah demi menjaga kondusivitas, keamanan, dan kedamaian di Kota Batam.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :