Warga Tanjungpinang Korban Kecelakaan di Malaysia Tertahan di Rumah Sakit, Terkendala Biaya
Seorang perempuan asal Tanjungpinang yang menjadi korban kecelakaan di Malaysia hingga kini belum dapat dipulangkan ke kampung halamannya karena terkendala biaya rumah sakit yang belum diselesaikan. (Foto: istimewa)
Tanjungpinang, Batamnews – Seorang perempuan asal Tanjungpinang yang menjadi korban kecelakaan di Malaysia hingga kini belum dapat dipulangkan ke kampung halamannya karena terkendala biaya rumah sakit yang belum diselesaikan.
Korban diketahui bernama Devie Revilawati, warga Tanjungpinang Barat yang tinggal di Jalan Bhayangkara, Gang Bawal. Saat ini Devie masih menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Malaysia akibat luka serius yang dialaminya.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, korban mengalami cedera pada bagian leher sehingga harus menggunakan alat penyangga medis. Selain itu, Devie juga mengalami luka di bagian wajah, terutama pada hidung dan mulut.
Sejumlah sumber menyebutkan, proses pemulangan korban ke Tanjungpinang belum bisa dilakukan karena pihak rumah sakit masih menunggu penyelesaian biaya perawatan selama korban dirawat di Malaysia.
“Korban belum bisa dibawa pulang ke Tanjungpinang karena terkendala biaya rumah sakit,” ujar salah satu sumber yang mengetahui kondisi korban, Selasa (26/5/2026).
Tak hanya terkendala biaya, korban juga dikabarkan tidak didampingi keluarga selama menjalani perawatan di Malaysia. Bahkan, pihak keluarga disebut belum sepenuhnya mengetahui kondisi maupun kejadian yang menimpa korban.
Kondisi tersebut membuat proses administrasi hingga rencana pemulangan korban berjalan cukup sulit.
Berdasarkan data yang diterima Batamnews pada Selasa siang, Devie Revilawati lahir di Tanjungpinang pada 1 Mei 1984 dan diketahui bekerja sebagai karyawan swasta.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga maupun otoritas terkait mengenai kronologi lengkap kecelakaan yang dialami korban serta total biaya rumah sakit yang harus diselesaikan.

Komentar Via Facebook :