Trans Batam Tambah 19 Armada Baru, Koridor Nongsa-Batam Centre Terintegrasi dengan Bandara Hang Nadim

Trans Batam Tambah 19 Armada Baru, Koridor Nongsa-Batam Centre Terintegrasi dengan Bandara Hang Nadim

Trans Batam Tambah 19 Armada Baru, Koridor Nongsa-Batam Centre Terintegrasi dengan Bandara Hang Nadim

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus melakukan langkah agresif dalam memperkuat layanan transportasi publik. Hal ini dibuktikan dengan peluncuran 19 armada baru Bus Trans Batam yang dirangkaikan dengan persiapan integrasi Koridor Nongsa-Batam Centre menuju Bandara Internasional Hang Nadim.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemko Batam untuk menghadirkan sistem transportasi massal yang lebih modern, terintegrasi, dan mampu menjangkau tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat serta wisatawan.

Selain penambahan armada, Pemko Batam juga memperkenalkan sistem pembayaran non-tunai terbaru melalui fitur QRIS Tap. Peluncuran armada baru ini berlangsung di Dataran Engku Putri, Batam Centre, pada Selasa (26/5/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam.

Mewakili Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri, menyatakan bahwa penambahan armada dan pembaruan sistem pembayaran adalah bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menyediakan layanan yang selamat, aman, nyaman, dan terjangkau.

"Ciri kota modern adalah masyarakatnya memiliki akses yang mudah terhadap angkutan umum. Melalui peluncuran ini, Pemko Batam terus berkomitmen meningkatkan pelayanan transportasi publik yang terintegrasi," ujar Yusfa dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Yusfa memaparkan strategi di balik pengadaan armada baru ini. Ia menjelaskan bahwa ke-19 bus tersebut tidak dibeli langsung menggunakan APBD penuh, melainkan menggunakan mekanisme kemitraan pihak swasta.

Melalui skema inovatif ini, beban penyediaan dan perawatan bus ditanggung sepenuhnya oleh pihak mitra. Sementara itu, Pemko Batam hanya berfokus pada pembayaran biaya operasional guna memastikan standar dan kualitas layanan tetap terjamin bagi masyarakat.

"Langkah strategis ini bertujuan untuk mempercepat peremajaan transportasi publik di Batam tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bantuan anggaran pusat yang memiliki daftar tunggu (waiting list) panjang," papar Yusfa.

Yusfa juga menekankan bahwa penambahan armada ini akan membawa dampak signifikan terhadap efisiensi waktu dan konektivitas jalur-jalur vital di Batam.

"Selain meningkatkan konektivitas antar pelabuhan dan bandara, penambahan bus ini ditargetkan mampu memangkas waktu tunggu (headway) penumpang menjadi di bawah sepuluh menit," tegasnya.

Secara keseluruhan, inisiatif ini mencerminkan komitmen kuat Pemko Batam dalam bertransformasi menjadi kota modern seutuhnya, dengan menyediakan sarana transportasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga sangat nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :