Antisipasi Kejahatan Lintas Negara, Imigrasi Batam Perkuat Pengawasan WNA Lewat TIMPORA

Antisipasi Kejahatan Lintas Negara, Imigrasi Batam Perkuat Pengawasan WNA Lewat TIMPORA

Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Kota Batam tahun 2026.

Nurjali

Batam, Batamnews – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menggelar rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Kota Batam tahun 2026 di Hotel Aston Pelita, Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan ini melibatkan aparat penegak hukum, instansi pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.

Fokus utama rapat tahun ini adalah penguatan pencegahan terhadap kejahatan terorganisir lintas negara atau transnational organized crime. Langkah pencegahan ditempuh melalui deteksi dini, pertukaran data dan informasi yang cepat, serta pengawasan terpadu antarinstansi.

Batam dikenal sebagai kawasan perdagangan, industri, dan pintu perlintasan internasional. Kondisi itu membuat pengawasan terhadap orang asing menjadi tantangan tersendiri. Lewat TIMPORA, koordinasi lintas sektor diharapkan makin kuat demi menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

Baca juga: Cuti Idul Adha 2026 Hanya 2 Hari? Ini Trik Ambil Cuti 29 Mei Dapat Libur 6 Hari!

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra, mengatakan pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian tidak bisa dipisahkan dari fungsi pelayanan dan pembangunan masyarakat.

"Pengawasan dan penegakan hukum harus selaras dengan fungsi keimigrasian sebagai fasilitator pembangunan masyarakat berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Kota Batam memiliki seluruh dimensi penerapan sekaligus tantangannya," ujar Wahyu, Jumat, 22 Mei 2026.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi dinamika keimigrasian yang kompleks di Batam.

"Koordinasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah. Melalui forum ini, kami berharap seluruh unsur dapat saling bertukar informasi, menyampaikan masukan, serta membangun komitmen bersama dalam pengawasan orang asing yang efektif dan terukur," lanjutnya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi aktif. Para peserta menyampaikan masukan untuk memperkuat pengawasan keberadaan dan aktivitas orang asing di Batam.

Dalam forum itu, Imigrasi Batam menekankan tiga hal: penguatan data sharing antarinstansi, peningkatan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran keimigrasian dan kejahatan lintas negara, serta integrasi langkah penegakan hukum yang adaptif terhadap dinamika wilayah.

Baca juga: Kelangkaan Pertalite Melanda Belakang Padang Usai Penindakan BBM Subsidi, Nelayan dan Warga Terdampak

Pelaksanaan rapat TIMPORA ini sejalan dengan arahan harian Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, tentang penguatan pengawasan dan sinergi penegakan hukum lintas instansi.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan keimigrasian melalui koordinasi aktif bersama seluruh anggota TIMPORA. Langkah ini ditempuh sebagai upaya preventif menghadapi potensi pelanggaran dan ancaman kejahatan transnasional di wilayah Batam.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :