Bahaya! Ceceran Lumpur Proyek Penuhi Jalan Ahmad Yani Batam, Pengendara Motor Terancam Celaka
Ceceran lumpur dan bongkahan tanah merah memenuhi bahu dan sisi kiri jalan, Kamis, 21 Mei 2026.
Batam, Batamnews – Pengendara roda dua diminta waspada saat melintas di Jalan Ahmad Yani, Kota Batam, Kepulauan Riau. Ceceran lumpur dan bongkahan tanah merah memenuhi bahu dan sisi kiri jalan, Kamis, 21 Mei 2026.
Material itu membentang dari arah Villa Panbil menuju Simpang Panbil atau Mall Panbil.
Tanah dan lumpur itu berasal dari aktivitas bongkar muat truk proyek di sekitar lokasi.
Baca juga: Li Claudia Blak-blakan Soal `Dosa` Internal, Siapkan Sistem Baru Kendalikan Pendatang di Batam
Wiji, warga Batam yang mendokumentasikan kondisi tersebut, menyayangkan lambannya penanganan. Hingga laporan disampaikan, tidak ada petugas proyek atau pengemudi truk yang membersihkan jalan.
"Jalur sebelah kiri ini untuk sepeda motor. Keseimbangan sangat terganggu dengan adanya tanah seperti ini," ujar Wiji.
Bongkahan lumpur yang mengering membuat jalan tidak rata. Jika hujan, aspal berubah licin. Risiko tergelincir bagi pengendara motor sangat tinggi.
Baca juga: McLaren Artura Berseliweran di Batam, Netizen Soroti Harga Selangit hingga Warna Pelat
Warga meminta kepolisian dan instansi terkait segera menegur kontraktor proyek. Pembersihan jalan harus dilakukan sebelum ada korban jiwa.

Komentar Via Facebook :