Diduga COD Narkoba di Taman Tunas Regency Batam, Dua Pria Diamankan Polisi
Dua orang pria berpakaian serba hitam diamankan aparat, diduga terkait transaksi narkoba di area taman kawasan Tunas Regency, depan Monic Family Karaoke, Sagulung, Kota Batam, Minggu malam (17/5/2026).
Batam, Batamnews — Dua orang pria berpakaian serba hitam diamankan aparat, diduga terkait transaksi narkoba di area taman kawasan Tunas Regency, depan Monic Family Karaoke, Sagulung, Kota Batam, Minggu malam (17/5/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung menyita perhatian warga sekitar. Kedua pria terlihat diinterogasi petugas di lokasi sebelum akhirnya diborgol dan dibawa menggunakan kendaraan aparat.
Tak hanya mengamankan kedua terduga, petugas juga tampak memeriksa sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan mereka. Area taman di sekitar lokasi pun ikut disisir untuk mencari barang bukti.
Berdasarkan keterangan warga, beberapa saat sebelum penangkapan terjadi, kedua pria tersebut diduga sempat melakukan transaksi atau COD barang mencurigakan dengan seorang pria lain.
“Ada dua orang seperti beli barang, tapi yang satu sudah pergi. Jadi cuma dua orang yang ditangkap. Orang yang jual kabarnya pergi sebelum penangkapan,” ujar seorang pekerja di sekitar Monic Family Karaoke.
Warga juga menyebut, saat situasi mulai ramai dan aparat datang, barang bukti diduga sempat dibuang di area taman. Namun setelah dilakukan pencarian oleh petugas, barang tersebut akhirnya berhasil ditemukan dan diamankan.
“Barang buktinya sempat dibuang, tapi berhasil diamankan lagi,” kata warga lainnya.
Informasi yang dihimpun, penangkapan tersebut diduga dilakukan oleh personel Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau.
Saat dikonfirmasi terkait penangkapan itu, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, membenarkan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.
“Masih pengembangan,” ujarnya singkat.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai jenis narkoba yang diamankan maupun identitas lengkap para terduga pelaku. Polisi masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan dan asal barang haram tersebut.

Komentar Via Facebook :