The East Mall Resmi Dibuka, Dispar Batam: Ini Akan Jadi Sentra Digital Lifestyle di Nagoya
Kepala Dispar Batam, Ardiwinata, secara langsung meresmikan grand opening The East Mall.
Batam, Batamnews – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dispar Batam) kini memiliki harapan baru pada pusat perbelanjaan di kawasan Nagoya. The East Mall, yang dulunya dikenal sebagai Nagoya IT Center (NITC), resmi dibuka pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Tempat ini ditargetkan menjadi pusat gaya hidup digital unggulan di Batam. Kepala Dispar Batam, Ardiwinata, secara langsung meresmikan grand opening mal tersebut.
Ia memberi apresiasi tinggi kepada manajemen atas keberanian mengubah wajah lama menjadi konsep yang lebih modern dan spesifik.
"Saya mengapresiasi kehadiran The East ini. Batam terus mengembangkan pariwisata MICE. Kota ini sering dikunjungi untuk kegiatan meeting bisnis," ujar Ardiwinata.
Menurutnya, fasilitas di luar ruang pertemuan juga penting. Wisatawan butuh tempat berbelanja dan bersantai setelah mengikuti acara formal.
"Tentunya yang paling penting di luar meeting, pengunjung juga bisa menikmati berbagai wisata seperti golf, dan pastinya wisata belanja," jelasnya.
Ardiwinata menambahkan, keberadaan The East Mall juga mendukung program pemerintah soal Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya.
Sementara itu, Direktur The East, Jackson, mengatakan bahwa peresmian ini adalah awal dari rebranding total. Ia menegaskan, teknologi kini bukan barang mewah, melainkan kebutuhan sehari-hari.
"Mulai hari ini, secara resmi kita melakukan rebranding menjadi The East. Ke depannya, mal ini diharapkan menjadi pusat perbelanjaan untuk IT dan digital lifestyle. The East akan menjadi mal yang memfasilitasi gaya hidup berbasis digital," papar Jackson.
Baca juga: Pemko Batam Pastikan Pembangunan Sarpras Kodaeral IV Tak Ganggu Anggaran Pendidikan
Pernyataan serupa disampaikan Owner The East, Soehendro Gautama. Ia mengaku melakukan reposisi bisnis setelah terdampak pandemi COVID-19.
"Kita terdisrupsi saat COVID-19, sekarang kita mencari posisi baru, tetapi rohnya tetap di bidang IT. Dulu namanya NITC, sekarang kita ubah menjadi The East karena letaknya di timur, filosofinya seperti matahari yang selalu terbit dari timur," jelas Soehendro.

Komentar Via Facebook :