Silaturahmi ke Pulau Penyengat, Menteri Besar Kelantan dan Gubernur Kepri Tegaskan Satu Peradaban Melayu

Silaturahmi ke Pulau Penyengat, Menteri Besar Kelantan dan Gubernur Kepri Tegaskan Satu Peradaban Melayu

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyerahkan cendera mata kepada Menteri Besar Kelantan, Malaysia, Yang Amat Berhormat (YAB) Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Haji Mohd Nassuruddin bin Haji Daud di Pulau Penyengat.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews — Ada suasana berbeda di Pulau Penyengat, Kamis kemarin. Bukan hanya debur ombak atau senyap tembok benteng tua yang bicara, melainkan hangatnya pertemuan dua serumpun.

Di situlah Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menerima kunjungan silaturahmi dari Menteri Besar Kelantan, Malaysia, Yang Amat Berhormat (YAB) Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Haji Mohd Nassuruddin bin Haji Daud.

Pertemuan itu berlangsung akrab. Nuansa persaudaraan Melayu-Islam terasa kental. Bukan sekadar basa-basi, melainkan seperti saudara lama yang kembali bertemu.

Baca juga: Satu-satunya di Bintan, Bupati Roby resmikan Kantor Permanen MWC NU Gunung Kijang

Bagi Ansar, kedatangan rombongan Kelantan bukanlah sekadar kunjungan biasa. Baginya, ini adalah momen penting untuk mengingat dan memperkuat kembali hubungan historis, budaya, dan agama antara dua wilayah yang sama-sama berakar pada peradaban Melayu.

"Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami. Kunjungan ini tidak hanya mencerminkan hubungan baik antarwilayah, tetapi juga menjadi manifestasi nyata dari ikatan sejarah, budaya, dan keagamaan yang telah terjalin sejak berabad-abad lamanya," ujar Ansar dengan tegas.

Gubernur pun melanjutkan. Menurutnya, baik Kepri maupun Kelantan, sama-sama berdiri di atas satu lingkaran peradaban yang sama. Dan di pusat lingkaran itu, nilai-nilai Islam menjadi tiang utama kehidupan masyarakat.

"Kesamaan akar sejarah dan budaya inilah yang menjadi kekuatan strategis dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan, baik dalam bidang sosial, keagamaan, maupun kebudayaan," lanjut Ansar.

Sebagai simbol persahabatan, kedua pemimpin daerah itu saling bertukar cendera mata. Sebuah isyarat kecil, tapi sarat makna.

Di akhir pertemuan, Ansar berharap silaturahmi ini bisa menjadi langkah awal yang baik. Bukan hanya untuk bersalaman, tapi untuk membangun kerja sama yang lebih erat ke depan.

"Kami berharap, muhibah dan silaturahmi yang telah dilaksanakan ini menjadi titik awal bagi terjalinnya kerja sama yang lebih erat dan berkelanjutan dalam berbagai bidang strategis, khususnya penguatan nilai-nilai keislaman yang moderat dan inklusif," tutup Ansar.

Baca juga: 150 Pegolf Internasional Meriahkan Turnamen Batam–Bintan 2026

Di sela-sela kunjungan yang hangat itu, Gubernur Ansar juga tidak melupakan urusan di rumah. Ia menyerahkan bantuan berupa tong sampah dan alat kebersihan kepada pengelola kawasan wisata KM 52 Bintan.

Bantuan itu diterima oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Penyengat. Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan Pemerintah Provinsi Kepri untuk menjaga kebersihan dan mengelola destinasi wisata berbasis budaya serta sejarah Melayu.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :