Momentum May Day, Waka III DPRD Kepri Usbah Soroti Wajah K3 di Jantung Industri Batam

Momentum May Day, Waka III DPRD Kepri Usbah Soroti Wajah K3 di Jantung Industri Batam

Wakil Ketua III DPRD Kepulauan Riau, H. Bahktiar—atau yang akrab disapa Usbah—mengeluarkan pernyataan tegas terkait nasib para buruh, khususnya di jantung industri Batam. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 di Kepulauan Riau menjadi momentum penting bagi penegasan hak-hak pekerja.

Wakil Ketua III DPRD Kepulauan Riau, H. Bahktiar—atau yang akrab disapa Usbah—mengeluarkan pernyataan tegas terkait nasib para buruh, khususnya di jantung industri Batam.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyoroti bahwa perjuangan buruh hari ini tidak boleh berhenti pada tuntutan kenaikan upah semata. Ada hal yang jauh lebih prinsipil dan menyangkut nyawa manusia, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Usbah menegaskan bahwa Fraksi PKS di DPRD Kepri tidak akan tinggal diam. Mereka berkomitmen penuh untuk melakukan advokasi terhadap persoalan K3 yang sering kali terabaikan di balik megahnya kawasan industri.

Baginya, pengawasan yang lemah dan standar keselamatan yang hanya formalitas harus segera diakhiri melalui evaluasi menyeluruh.

“Pekerja harus mendapatkan jaminan rasa aman dan perlindungan maksimal saat menjalankan tugasnya. Keselamatan kerja adalah hak dasar buruh. Kami akan mendukung penuh advokasi persoalan K3 agar pekerja di Batam dapat bekerja dengan selamat, aman, and produktif, sekaligus memastikan keberlangsungan industri di Batam tetap berjalan baik sebagai penggerak ekonomi daerah maupun nasional,” tegas Usbah, Kamis (30/4/2026).

Pesan Usbah sangat jelas, buruh adalah penggerak roda ekonomi daerah dan nasional, maka martabat dan nyawa mereka harus ditempatkan di atas segala-galanya. Standar keselamatan bukan sekadar beban biaya bagi perusahaan, melainkan kewajiban moral dan hukum yang harus dipenuhi.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh pemangku kepentingan bahwa momentum May Day 2026 harus menjadi titik balik. Kesejahteraan buruh yang sejati adalah saat mereka bisa berangkat kerja dengan semangat dan pulang ke rumah menemui keluarga dalam kondisi selamat.

Bagi Usbah, penghormatan terhadap martabat pekerja adalah kunci agar industri di Batam tetap sehat dan berkelanjutan. Tanpa perlindungan dan keselamatan yang optimal, kemajuan ekonomi hanyalah angka tanpa jiwa.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :