Detik-Detik Nenek 60 Tahun Dirampok, Terekam CCTV: Datang Bergantian, Pukul Kepala Berkali-kali

Detik-Detik Nenek 60 Tahun Dirampok, Terekam CCTV: Datang Bergantian, Pukul Kepala Berkali-kali

Tangkapan layar rekaman CCTV komplotan perampok melakukan aksi terhadap nenek berusia 60 tahun.

Nurjali

Riau, Batamnews – Seorang nenek berusia 60 tahun, Dimaris Isni Sitio, tewas dibunuh di rumahnya sendiri. Aksi kejam itu terekam jelas oleh kamera pengawas. Pelakunya lebih dari empat orang, dan mereka datang secara bergantian.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Rabu, 29 April 2026. Korban ditemukan suaminya sendiri dalam keadaan tak bernyawa.

Dalam rekaman CCTV yang berdurasi 8 menit 39 detik, terlihat dua orang perempuan turun dari mobil hitam. Mereka masuk melalui garasi. Tak lama, seorang pria keluar dari mobil yang sama.

Baca juga: Empat Perampok Gasak Rumah IRT 60 Tahun, Aksi Terekam CCTV

Pria itu mengawasi sekitar. Ia melambaikan tangan pada seseorang di luar pagar, memberi isyarat untuk masuk.

Seorang pria lain kemudian muncul sambil membawa benda seperti balok kayu yang sudah dibungkus. Ia juga masuk lewat garasi.

Saat itu, korban yang memakai daster biru keluar dari kamar. Ia membukakan pintu samping. Korban menyalami kedua perempuan itu. Salah satu perempuan mencium tangan korban. Korban lalu duduk di kursi tamu.

Situasi berubah cepat. Pria pembawa balok kayu langsung memukul kepala korban berkali-kali. Korban tak berdaya di kursinya.

Pukulan terus berlanjut meski korban sudah tak sadarkan diri. Sementara itu, dua perempuan itu menutup pintu. Mereka membantu agar aksi tak terlihat dari luar.

Pelaku pria sadar aksinya terekam. Ia merusak kamera pengawas di ruang tamu, kamar, hingga dapur. Ia berusaha menghilangkan jejak.

Di tengah aksi, seorang pria lain datang mengendarai sepeda motor. Ia mondar-mandir sambil merokok, lalu masuk ke dalam rumah.

Beberapa saat kemudian, pria bermotor itu keluar bersama seorang perempuan. Pria berbaju hitam itu pergi naik motor, sedangkan perempuan itu masuk ke mobil.

Tak lama, wanita berbaju hitam dan pria yang memukul korban keluar sambil membawa tas. Mereka berdua masuk ke mobil dan pergi meninggalkan rumah.

Kepala Unit Satuan Reserse Kriminal Polsek Rumbai, Iptu Dodi Vivino, menjelaskan kronologi penemuan korban.

"Pelaku sekitar empat orang, tapi bisa lebih," kata Dodi, Kamis, 30 April 2026.

Kejadian bermula Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Suami korban mengajak istrinya keluar untuk mengurus pajak kendaraan. Namun korban menolak dan memilih tinggal seorang diri.

Pukul 11.00 WIB, suami pulang. Ia mendapati pintu rumah terbuka. Setelah masuk, ia melihat kondisi kamar sudah berantakan.

Saat mencari, korban tidak ditemukan di kamar mandi. Suami lalu menuju dapur. Di sanalah ia mendapati istrinya terlungkup di lantai dalam keadaan tak bernyawa. Ada luka di wajah korban dan bercak darah di sekitar kamar mandi.

"Suami korban kemudian menghubungi keluarga dan pihak kepolisian," ujar Dodi.

Baca juga: 15 Orang Cacat Permanen, Mantan Finalis Putri Indonesia yang Ngaku Dokter Ditangkap di Bukittinggi

Sekitar pukul 17.30 WIB, Unit Identifikasi Polresta Pekanbaru bersama Polsek Rumbai tiba di lokasi. Polisi mengamankan area dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk visum. Selain menganiaya hingga tewas, pelaku juga membawa kabur perhiasan, uang tunai, dan handphone milik korban.

Polisi kini telah mengantongi identitas para pelaku dan terus memburu mereka.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :