Lepas 640 Calon Haji, Wali Kota Batam Puji Transformasi Pelayanan di Bawah Kementerian Haji RI

Lepas 640 Calon Haji, Wali Kota Batam Puji Transformasi Pelayanan di Bawah Kementerian Haji RI

Momen haru sekaligus bangga menyelimuti pelepasan 640 jemaah calon haji asal Kota Batam, Kamis (16/4/2026). (Foto: Asrul/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Momen haru sekaligus bangga menyelimuti pelepasan 640 jemaah calon haji asal Kota Batam, Kamis (16/4/2026). Di hadapan ratusan Duyufurrahman yang siap berangkat ke Tanah Suci, Wali Kota Batam Amsakar Achmad memberikan wanti-wanti keras agar para jemaah benar-benar menjaga fisik dan mental selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut.

Pelepasan yang dirangkaikan dengan kegiatan manasik haji ini menjadi sangat spesial. Pasalnya, mulai tahun ini, urusan haji tidak lagi di bawah Kementerian Agama, melainkan dikelola langsung oleh instansi baru yang lebih spesifik, yakni Kementerian Haji Republik Indonesia.

Amsakar mengingatkan bahwa kesempatan berangkat haji adalah sebuah anugerah langka yang tidak didapatkan semua orang dengan mudah. Mengingat daftar tunggu yang sangat panjang, ia meminta jemaah tidak main-main dalam mempersiapkan diri.

"Pelaksanaan ibadah ini rentang waktunya 20 sampai 25 tahunan baru kemungkinan kita dapat berjumpa kembali. Karena itu, ketika ada kesempatan dipanggil saat ini, persiapkanlah diri dengan baik," ujar Amsakar.

Dalam arahannya yang tegas, Amsakar menitipkan empat poin utama: menjaga kekompakan antarjemaah, mematuhi seluruh fardu dan rukun haji tanpa celah, taat pada instruksi ketua rombongan, serta yang paling krusial adalah menjaga kesehatan fisik. Tak lupa, ia meminta jemaah menyelipkan doa untuk kemajuan Kota Batam di tempat-tempat mustajab nantinya.

Terkait transformasi kelembagaan dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji, Amsakar memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai langkah ini akan membuat pelayanan haji menjadi jauh lebih profesional dan terarah.

"Berdasarkan pengalaman saya, yang sekarang kelihatannya lebih fokus. Kalau kemarin wajarlah Kementerian Agama banyak yang diurus. Kalau ini betul-betul haji yang diurus," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Batam, Syahbudi, merincikan bahwa 640 jemaah tersebut terbagi dalam tiga kelompok terbang (Kloter). Persiapan administrasi dan teknis dipastikan sudah matang.

"Tahun ini Batam memberangkatkan 640 jemaah yang terdiri dari Kloter 1 sebanyak 223 jemaah, Kloter 2 sebanyak 236 jemaah, dan Kloter 25 sebanyak 180 jemaah," jelas Syahbudi.

Berdasarkan kalender ibadah, puncak haji atau wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah diperkirakan jatuh pada tanggal 26 Mei 2026. Dengan sisa waktu yang ada, Syahbudi berharap seluruh jemaah terus memantapkan kondisi jasmani agar rangkaian ibadah di tanah haram dapat dituntaskan dengan sempurna hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :